ACT

Tanpa Ditopang Program Banjarbakula, Air PDAM Alalak Dikhawatirkan Habis

0 226

SEIRING menjamurnya industri perumahan di kawasan  Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, permintaan air bersih pun makin meningkat tiap tahun. Sayangnya, pasokan air baku tak ditopang program SPAM Regional Banjarbakula.

KEPALA Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Batola Cabang Alalak, Sarwiji mengungkapkan tiap tahunnya, jumlah pengguna air leding olahan dari instalasi ini mencapai 1.000 pelanggan.

“Dengan penambahan pelanggan yang selalu ada tiap tahun, tentu produksi air bersih yang kami miliki, tidak mencukupi untuk didistribusikan ke pelanggan.

“Jika terus didistribusikan  karena produktivitas tidak sebanding dengan jumlah pelanggan yang terus meningkat, dikhawatirkan bisa habis. Saat ini, kapasitas produksi air bersih kami hanya 200 liter per detik,” ucap Sarwiji kepada jejakrekam.com, Senin (12/8/2019).

BACA : Ditagih Modal Intan Banjar, Pemprov Alokasikan ke SPAM Banjarbakula

Agar bisa mencukupi kebutuhan para pelanggan, Sarwiji berharap agar bisa ditopang program SPAM Regional Banjarbakula. Sebab, menurut dia, kebutuhan air leding yang diperlukan di kawasan Alalak, sangat besar dan tiap tahun terus mengalami peningkatan.

“Saat ini, program SPAM Banjarbakula belum menyentuh IPA Alalak. Memang, air yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, setelah kami melakukan  pembenahan sebelumnya, agar pelanggan tak mengeluh lagi,” papar Sarwiji.

Sebelumnya, air yang diolah diambil dari Sungai Alalak, yang kemudian dipindah ke Sungai Pinang. Menurut Sarwiji, pengalihan pengambilan sumber air baku membuat pengolahan air leding cukup meningkat dari sisi kualitas, hingga bisa menaikkan debit air yang dihasilkan menjadi 200 liter per detik.

“Kalau sebelumnya, kapasitas produksi air bersih hanya sekitar 150 liter per detik, setelah ada penambahan kemampuan produksi  dan ditambah mesin penyedot diperbesar, maka sudah menjadi 200 liter per detik,” paparnya.

Dengan perbaikan dan penambahan daya sedot air, Sarwiji mengakui hal itu segaris lurus dengan penambahan jumlah pelanggan hingga tembus 17 ribu lebih. Bahkan, terus menggembirakan karena tiap tahun, jumlah pelanggan terus meningkat.

BACA JUGA : SPAM Banjarbakula Bantah Jual Air, Sebut Hanya Biaya Operasional

“Makanya, kami saat ini membutuhkan agar pengolahan dan pendistribusian air leding di PDAM Batola Cabang Alalak ini bisa ditopang program SPAM Banjarbakula. Apalagi, tiap tahun pelanggan terus bertambah ribuan orang. Jika ditopang SPAM Banjarbakul, tentu kami bisa mencover seluruh pelanggan yang ada,” ucap Sarwiji.

Di tengah kian menipisnya sumber air baku ditambah pesatnya pertumbuhan kawasan Handil Bakti, Sarwiji mengimbau agar para pelanggan lebih bijak dalam menggunakan air leding.

“Jangan sampai menggunakan air leding secara berlebihan. Walau pun mampu membayar harga air, penghematan tentu lebih bijak. Apalagi, biaya pengolahan air leding di IPA Alalak terbilang tinggi ongkosnya,” imbuhnya.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.