Dirgahayu

Semangat Meniru Jejak Ibrahim, Warga pun Pilih Jalan Arisan Kurban

ADA beragam cara masyarakat muslim untuk bisa berkurban. Bagi yang berpunya, tentu relatif mudah ketika dia mau. Namun, bagi warga kebanyakan, caranya dengan urunan dana dalam bentuk arisan kurban tiap tahun jelang hingga memasuki perayaan Hari Raya Idul Adha.

SEPERTI dilakoni warga Alalak Tengah RT 12, Banjarmasin Utara, mendatangkantiga ekor sapi gemuk untuk dikurbankan dan dagingnya dibagi-bagikan kepada warga sekitar.

Dikoordinir Ketua RT 12 Alalak Tengah, H Fadlan, para anggota arisan kurban ini pun membayar tiap minggu atau sebulan sekali. Hingga saat tiba Hari Raya Idul Adha, harga sapi yang dibeli belasan juta per ekor itu dibagi untuk tujuh warga yang berkurban.

Menariknya, para pendonor kurban ini ternyata bukan hanya pemilik usaha penggergajian kayu atau bansaw, namun para buruh angkut dan karyawan harian pun ikut arisan kurban ini.

BACA : Dermawan Mindset, Habit, dan Effect, Membentuk Logika Filantropi dalam Berkurban

Model serupa juga diterapkan warga Teluk Tiram Darat RT 29, Kelurahan Teluk Tiram yang dikoordinir pengelola Mushala Darul Iman. Ketua Panitia Kurban Mushala Darul Iman, Idrus mengungkapkan  ada 14 orang yang mengikuti arisan kurban untuk membeli dua ekor sapi.

“Tabungan kurban ini dicicil selama dua tahun. Setiap anggota bisa membayar Rp 100 ribu per bulan. Ada juga yang ikut membayar hanya 11 bulan dengan setoran yang sama setiap bulannya,” ucap Idrus kepada jejakrekam.com, Minggu (11/8/2019).

Warga Teluk Tiram, H Akhmad Fauzani pun mengakui dengan cara arisan kurban sangat membantu bagi warga yang tergolong tak mampu untuk bisa menjalankan perintah agama dan mengikuti jejak bapaknya para nabi dan rasul, Nabi Ibrahim AS.

BACA JUGA : Angka Penjualan Sapi Menurun, Kambing Jadi Pilihan Warga untuk Berkurban

“Ya, satu ekor sapi itu dibagi untuk tujuh orang. Nantinya, daging sapi kurban yang disembelih akan dibagi tujuh orang yang memiliki hajat berkurban kepada warga sekitar,” ucap Fauzani.

Terkadang, menurut dia, daging sapi atau kambing yang dikurbankan warga juga digunakan untuk keperluan peringatan hari besar dalam kalender Islam, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Isra Miraj tiap tahunnya.(jejakrekam)

 

Penulis Sirajuddin
Editor Didi GS