Dirgahayu

Disel, Amat Viul Berani Simpan Sabu

TAK jera. Itulah yang dilakoni Rahmat Asianoor alias Amat Viul (34). Kendati statusnya tahanan titipan di Lapas Klas IIB AMuntai tak membuatnya insyaf untuk tak melakukan perbuatan yang melawan hukum.

KEJADIAN ini bermula saat ia akan dijemput oleh aparat Satresnarkoba Polres HSU di Lapas Klas IIB Amuntai ditemukan narkoba jenis sabu ditangan Amat Viul.  Kasat Narkoba Iptu Taupik Suhardiman mengatakan pelaku Amat Viul berasa dari Desa Kalintamui Kecamatan Banjang Kabupaten HSU. “Status yang bersangkutan dalam masa peralihan dari tahanan kepolisian ke Kejari HSU,” jelasnya sembari menyebut saat digeledah ditemukan sabu seberat 0,11 gram berat bersih 0,08 gram

Terpisah, Kalapas Amuntai, Mohamad Yahya membenarkan saat aparat akan menjemput  pelaku melakukan perlawanan.  Padahal, pihak Lapas kata dia, sudah melakukan pemeriksaan ekstra ketat baik kepada petugas maupun pembesuk dan narapidana. Barang barang yang mau masuk ke dalam diperiksa baik benda rokok dan mie dan barang lainnya.

BACA: Main Sabu, Amat Ivul Kembali Meringkuk di Penjara Polres HSU

“Razia kita lakukan bisa tiga kali dalam sebulan, dan bisa dilakukan tidak menentu. Barang kemasan rokok, mie dan yang lain sudah kita siapkan di koperasi kita harga sama dengan diluar jadi tidak perlu dari luar,” ujarnya

Dengan adanya kasus ini, pemeriksaan lebih diketat lagi, baik kalapas, pejabat maupun pegawai, pembesuk dan nara pidana yang keluar mau sidang dan masuk lagi diperiksa lebih ketat lagi.  “Pelaku akan kita masukan sel khusus tersendiri di bagian depan, dan pengawasan ketat, langsung dari pimpinan hingga bawahan,” tegasnya

Ia menegaskan, kepada pegawai lapas jangan main-main dengan narkotika, akan kita tindak tegas sesuai aturan. “Akan kita sikat, kalau pegawai terlibat. Narapidana saja ketahuan bawa obat paramex, kita masukkan sel pengasingan,” tandanya mantan Kalapa Muara Teweh ini. (jejakrekam)

Penulis Muhammad
Editor Fahriza