Banjarbaru Ingin Bangun SMA Negeri Baru di Kawasan Landasan Ulin

SENIN (5/8/2019), Komisi IV DPRD Banjarbaru kunjungan kerja ke DPRD Kalsel. Pertemuan dalam rangka membahas kekurangan sekolah yang ada di Banjarbaru pasca-berlakunya sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) per zonasi.

WAKIL Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru Emi Lasari mengatakan, pihaknya ingin memuluskan rencana penambahan SMA negeri di Banjarbaru. “Sekarang ini, pengelolaan SMA dipegang oleh provinsi,” ujarnya.

Ia mencontohkan, di kawasan Landasan Ulin Banjarbaru tidak ada SMA. Lulusan SMP di daerah itu, melanjutkan jenjang pendidikan ke SMAN 4 Banjarbaru, yang letaknya di Liang Anggang. “Untuk lulusan dari Liang Anggang saja, SMAN 4 Banjarbaru tidak bisa menampung sepenuhnya,” katanya.

Diungkapkannya, ada masyarakat Landasan Ulin yang siap menghibahkan lahannya sekitar satu hektare untuk pembangunan SMA baru.

BACA : Pemprov Kalsel Usulkan Pembangunan Sekolah Negeri Baru

Terkait hal itu, pihaknya mencari masukan dan dukungan Pemprov Kalsel atas usulan pembangunan sekolah baru tersebut. “Semoga di tahun anggaran 2020 bisa dimasukkan,” harapnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifudin menyambut posiif usulan tersebut. Kekurangan unit sekolah di Landasan Ulin akan jadi prioritas. “Ini mendesak sekali,” kata Lutfi.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, pembangunan sekolah baru akan dilaksanakan bertahap. Statusnya untuk sementara digabung dengan SMAN 4 Banjarbaru. Jika sudah memungkinkan, baru berdiri sendiri.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sangat mendukung usulan pembangunan sekolah dari DPRD Banjarbaru. Dukungan pemerintah provinsi, lanjutnya, tidak hanya untuk Banjarbaru, tetapi untuk seluruh kabupaten dan kota di Kalsel, jika kondisinya memang mendesak.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Andi Oktaviani
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news and updates delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time