Dukungan Masyarakat Menguat, Sultan Khairul : Bismillah, Saya Maju Cagub Kalsel

KANS Sultan Khairul Saleh untuk maju berlaga sebagai calon Gubernur Kalsel makin terbuka, usai sinyal itu datang dari Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. Sebagai caleg DPR RI terpilih dapil Kalsel 1, Khairul Saleh memastikan diri siap bertarung di Pilkada Kalsel 2020 mendatang.

NAMA Pangeran Khairul Saleh ini sendiri merupakan figur calon wakil gubernur yang ditawarkan PAN untuk mendampingi petahana, Gubernur Sahbirin Noor di suksesi 2020. Selain Sultan Banjar ini, nama Ketua DPW PAN Kalsel yang juga mantan Walikota Banjarmasin, H Muhidin turut didampuk.

Nah, jika ternyata hanya bertepuk sebelah tangan, maka PAN akan memastikan mengusung kadernya sendiri sebagai penantang petahana di Pilkada Kalsel 2020 mendatang.

“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan Ketua Umum DPP PAN. Namun, saya tentu harus mempelajari peta politik dan dukungan masyarakat Kalsel untuk melangkah pasti maju di Pilkada Kalsel 2020,” ucap mantan Bupati Banjar dua periode ini kepada jejakrekam.com, di Banjarmasin, Rabu (31/7/2019).

BACA : Tawarkan Muhidin-Khairul ke Golkar, Jika Ditolak, PAN Siap Tantang Petahana

Ia mengakui sejak dirinya berniat maju berlaga di Pilgub Kalsel 2010, ternyata dukungan terus mengalir. Bahkan, sebelumnya, jika tak kunjung meraih kursi parpol pengusung, Khairul Saleh pun bertekad maju lewat jalur perseorangan atau independen.

“Yang pasti, dukungan masyarakat Kalsel terus mengalir untuk saya maju di Pilgub Kalsel 2020. Namun, saya harus harus melihat lagi dukungan masyarakat dalam enam bulan ke depan,” ucap mantan pejabat Kementerian PUPR ini.

Bagi Khairul Saleh, jika dukungan masyarakat makin membesar, dan termasuk parpol pengusung, maka dirinya siap bertarung di laga perdananya sebagai calon gubernur.

“Saya tinggal mengucapkan bismillah, saya pasti maju sebagai calon Gubernur Kalsel di Pilkada Kalsel 2020. Apalagi, dukungan masyarakat makin menguat,” tutur Khairul.

BACA JUGA : Opsi Independen, Sultan Banjar Siap Tantang Sahbirin di Pilgub Kalsel

Sebelumnya, Ketua DPW PAN Kalsel H Muhidin percaya diri jika nantinya tawaran parpolnya ternyata ditolak Partai Golkar. Dengan modal enam kursi di DPRD Kalsel, Muhidin pun hakkul yakin PAN bisa menggandeng parpol lain membentuk kongsi politik.

Skenario yang dijalankan PAN adalah mengusung seluruh kader unggulannya dalam pilkada serentak 2020, termasuk para calon petahana di kabupaten dan kota. Strategi ini diyakini Muhidin akan mampu meraup suara signifikan saat PAN percaya diri dengan jagoan usungannya.(jejakrekam)

 

Penulis Syahminan
Editor Didi GS