Dirgahayu

Mardani-Rudy Ariffin-Syaifullah dan Sutarto Layak Jadi Menteri Jokowi

PRESIDEN-Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin dipastikan akan segera dilantik pada 20 Oktober 2019 mendatang di Jakarta. Saat ini, menguat formasi jajaran menteri yang akan memperkuat Kabinet Kerja Jilid II Jokowi-Ma’ruf Amin.

DESAKAN agar wakil dari Pulau Kalimantan, terkhusus Kalimantan Selatan makin menguat untuk masuk dalam pemerintahan periode kedua Jokowi. Mafhum, sudah lama figur asal Banua tak mengisi jatah menteri.

Kali terakhir, hanya Prof Gusti Muhammad Hatta yang menjabat Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Negara Riset dan Teknologi, pada Kabinet Indonesia Bersatu II era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Meski, di era Jokowi pada periode pertama, nama Dr H Abdurrahman Mohammad Fachri, diplomat kelahiran Banjarmasin 26 November 1957, dilantik Presiden Jokowi sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia pada 27 Oktober 2014.

Saat ini, mengemuka figur yang dianggap layak masuk jajaran menteri di Kabinet Kerja II Jokowi-Ma’ruf Amin seperti mantan Bupati Tanah Bumbu yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Mardani H Maming dari PDI Perjuangan.

BACA : Jika Jokowi Menangi Pilpres 2019, Mardani H Maming Diplot Jadi Menteri

Mardani pun digadang-gadang bisa mengisi posisi Menteri Pemuda dan Olahraga, atau menteri yang berkelindan dengan urusan daerah. Lalu, nama mantan Gubernur Kalsel dua periode, Rudy Ariffin yang juga Ketua DPP PPP.

Selain itu, politisi kawakan PPP yang juga anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha, hingga nama Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr Sutarto Hadi dinilai layak duduk sebagai pembantu presiden.

“Nama-nama yang mengemuka itu sangat layak diangkat sebagai menteri mewakili Kalimantan Selatan. Kita patut berbangga, karena Kalsel memiliki putra terbaik dan tak kalah dengan provinsi lain,” ucap Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Teddy Suryana kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Minggu (14/7/2019).

Menurut dia, ada kebanggaan tersendiri bagi Kalsel ketika putra terbaiknya duduk di jajaran kementerian di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin dalam periode kedua pemerintahannya.

“Lewat jaringan yang ada di nasional, kami mendorong agar tokoh-tokoh Kalsel didorong masuk menjadi menteri di kabinet yang dipimpin Presiden Jokowi dan Wapres terpiluh, KH Ma’ruf Amin,” cetus Teddy.

BACA JUGA : Aktivis 98 Kalsel Inginkan Adian Napitupulu Jadi Menteri Jokowi

Politisi PDI Perjuangan ini menilai beredarnya nama-nama yang mencuat untuk mengisi posisi menteri, sangat berkompeten dengan segudang pengalaman baik politik, pemerintahan hingga akademik.

“Kami sudah sampaikan aspirasi warga Kalsel lewat komunikasi informal ke Pimpinan Pusat GP Ansor di Jakarta. Kami menghendaki agar tokoh Banua bisa duduk sebagai menteri di Kabinet Indonesia Kerja II nantinya,” ucap caleg terpilih DPRD Hulu Sungai Utara ini.

BACA LAGI : Sutarto Hadi Diusulkan Jadi Menteri Asal Kalimantan

Tak hanya menyampaikan lewat komunikasi intens ke PP GP Ansor, Teddy mengungkapkan dalam bentuk rekomendasi tertulis juga telah disampaikan ke Presiden Jokowi dan Wapres terpilih, KH Ma’ruf Amin.

“Kami meminta agar pemerintah pusat bisa mempertimbangkan derasnya  aspirasi warga Kalimantan, khususnya Kalsel untuk putra terbaiknya diangkat sebagai menteri di pemerintahan Jokowi kedua. Ini wajar, karena selama ini, di periode pertama, putra terbaik dari Kalimantan, khususnya Kalsel belum ada yang diangkat menjabat menteri,” pungkas Teddy.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS