Warga Jalan Simpang Adhyaksa Ngotot Hanya Separuh Jalan Dibuka

SEMPAT mendapat surat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin atas penutupan Jalan Simpang Adhyaksa, Kelurahan Sungai Miai yang masuk jalur sistem satu arah, akhirnya portal yang dipasang di depan jalan perumahan warga itu akan segera dibuka. Rencananya, Sabtu (13/7/2019) bakal dibuka.

“MEMANG, dalam surat Dishub Kota Banjarmasin meminta agar portal yang dipasang segera dibuka. Dalam surat Dishub itu menegaskan kewenangan penutupan jalan berada di tangan pemerintah,” ucap Ketua RT 26 Kelurahan Sungai Miai Bambang Rahmad, Jumat (12/6/2019).

Berdasar temuan dari Dishub, melalui monitoring petugasnya, penutupan Jalan Simpang Adhyaksa itu mengakibatkan arus lalu lintas dalam sistem satu arah di Jalan Adhyaksa, sempat terganggu. Hal ini mengacu pada Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyebut setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan gangguan fungsi jalan.

“Sebenarnya, penutupan Jalan Simpang Adhyaksa ini karena banyak keluhan warga. Mereka terkejut dengan kepadatan jalan akibat pemberlakukan sistem satu arah di Jalan Adhyaksa,” urai Bambang.

BACA : Agendakan Razia, Pengendara Sering Lawan Arus di Jalan Cemara Raya

Hal ini dampak langsung dari pengerjaan penggantian Jembatan Sungai Alalak di Jalan Brigjen H Hasan Basry, hingga pemberlakuan sistem satu arah di ruas Jalan Adhyaksa, Jalan Cemara Raya dan Jalan Tembus Perumnas atau Cemara Ujung.

Ia mengungkapkan keluhan warga ini kemudian dirapatkan pada Sabtu (6/7/2019) lalu, hingga diambil kesepakatan untuk menutup akses Jalan Simpang Adhyaksa. Pertimbangan warga, adanya kebut-kebutan tiap hari, serta sulitnya akses warga dari arah Kayutangi untuk masuk, akibat pengguna jalan seringkali mepet hingga terjadi senggolan antar pengendara.

“Ini belum ditambah, truk yang membawa material masuk ke Jalan Simpang Adhyaksa. Tentu warga terganggu, karena bising,” ucap Bambang.

BACA JUGA : Jalan Cemara Raya dan Adhyaksa Diberlakukan Sistem Satu Arah

Ia mengungkapkan berdasar hasil rapat, sebenarnya hanya separuh jalan yang ditutup, guna mengurangi tumpukan kendaraan bermotor. Hingga, akhirnya diputuskan ditutup sementara semua jalan.

Menurut dia, ada sebagian warga mulai mengusulkan hari ini untuk membuka separuh jalan. Namun, lantaran Sabtu (13/7/2019), ada acara selamatan haji warga setempat, kemungkinan akan dibuka lagi usai acara itu.

Sementara itu, Kepala Bidang LLAJ Dishub Kota Banjarmasin, Slamet Bedjo menyatakan sudah berkomunikasi dengan Ketua RT setempat. Menurut Bedjo, sebenarnya pembukaan jalan itu dilaksanakan pada Jumat (12/7/2019), namun karena ada hajatan warga akhirnya diundur pada Sabtu (13/7/2019).

“Jalan yang dibuka hanya separuh. Kami juga akan mengupayakan warga bisa membuka seluruh jalan, jadi bisa ditempatkan enam separator pembagi Jalan Simpang Adhyaksa yang dipergunakan pengendara roda dua untuk keluar masuk,” tuturnya.

BACA LAGI : Picu Stress Tinggi, Fenomena Leher Botol Bakal Terjadi di Kayutangi Ujung

Permintaan Ketua RT 26 Kelurahan Sungai Miai Bambang Rahmad menindaklanjuti aspirasi warga, hanya meminta dibuka separuh jalan. Namun, Bedjo mengatakan jika hanya separuh jalan, otomatis akan sulit menempatkan separator sebagai pemisah jalur.

“Kalau warga masih ngotot, terpaksa kita akan gelar rapat pada Rabu (17/7/2019) nanti di Kantor Dishub Banjarmasin. Kami akan mengundang Camat Banjarmasin Utara, Lurah Alalak Utara dan Lurah Sungai Miai membicarakan masalah ini,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS