Viralkan Dua Noor, Nama Rosehan Jadi Pendamping Sahbirin Menguat

BERBEKAL dukungan PDI Perjuangan, nama HM Rosehan Noor Bachri sebagai kandidat pendamping Gubernur Kalsel Sahbirin Noor alias Paman Birin dalam suksesi 2020 makin menguat. Ini setelah parpol banteng moncong putih merekomendasikan sejumlah nama mengisi posisi calon Wakil Gubernur Kalsel periode 2021-2026.

EMPAT nama yang kini diajukan ke DPP PDIP untuk disetujui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri sebagai pendamping calon petahana, Paman Birin di Pilkada Kalsel 2020 mendatang.

Mereka adalah HM Rosehan NB yang merupakan Ketua Bappilu DPD PDIP Kalsel, caleg DPR RI terpilih dapil Kalsel 2 Sulaiman Umar dan dapil Kalsel 1 Rifqinizamy Karsayuda. Selain itu, nama caleg terpilih DPRD Kalsel dari dapil Tanah Bumbu-Kotabaru, Syafruddin H Maming.

Dengan modal 8 kursi milik PDIP, plus 12 kursi empunya Partai Golkar selaku pemenang Pemilu 2019 di Kalsel, koalisi gemuk ini akan menguasai parlemen. Dengan 20 kursi atau 36 persen dari 55 kursi di DPRD Kalsel.

BACA : Pasti Usung Paman Birin, PDIP Ajukan Kadernya sebagai Wakil

Potensi HM Rosehan Noor Bachri lebih terbuka dibandingkan figur lainnya. Ini karena, Rosehan berpengalaman sebagai Wakil Gubernur Kalsel periode 2005-2010, saat mendampingi Gubernur Rudy Ariffin pada masa jabatan perdana.

Jika Rosehan dipilih PDIP, maka tagline Dua Noor yang kini mencuat sebagai ikon Sahbirin Noor-Rosehan Noor Bachri, bakal terwujud. Apalagi, nama Rosehan juga disebut-sebut sebagai kandidat Wakil Ketua DPRD Kalsel, bersama Syafruddin Noor, sebagai pemenang kedua Pemilu 2019 di Banua.

Namun, ketika Rosehan berduet dengan Paman Birin, maka peluang Syafruddin Noor untuk mengisi posisi pimpinan dewan bakal mulus. Sebenarnya, selain Rosehan, ada pula yang mengaitkan sebagai kandidat pendamping Paman Birin adalah Habib Abdurrahman Bahasyim alias Habib Banua, anggota DPD RI yang juga Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalsel, serta Sekdaprov Kalsel H Abdul Haris Makkie yang menjabat Ketua PWNU Kalsel. Nama figur lainnya adalah Ketua DPW PAN Kalsel yang juga mantan Walikota Banjarmasin, H Muhidin.

BACA JUGA : Zairullah Dukung Sahbirin Dua Periode, Cawagub Diusulkan Sulaiman Umar

Apakah Rosehan dengan tagline Dua Noor akan dipilih PDIP sebagai partner Paman Birin untuk berlaga di pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel 2020 mendatang?

Kepada jejakrekam.com, Kamis (11/7/2019), Rosehan Noor Bachri mengakui jika namanya masuk dalam kader PDIP yang diusulkan mengisi posisi calon Wakil Gubernur Kalsel mendampingi sang petahana, Paman Birin.

“Namun, semua itu tergantung keputusan DPP PDIP. Sebab, DPD PDIP Kalsel telah mengusulkan beberapa nama sebagai calon pendamping Gubernur Kalsel dalam Pilkada 2020 mendatang,” ucap Rosehan.

Mantan Ketua DPW PKB Kalsel ini menegaskan dirinya tetap tunduk dan taat atas keputusan partai, karena kewenangan untuk memutuskan berada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri.

“Soal tagline Dua Noor, silakan publik yang menilai. Yang pasti, saya sebagai kader siap untuk mendampingi Paman Birin, jika itu menjadi pilihan dari partai,” tegas Rosehan.

Sambil berseloroh, Rosehan mengatakan dirinya merupakan orang Pengambangan Banjarmasin, sedangkan Paman Birin berasal dari Sungai Jingah. Jadi, kedua figur ini sama-sama anak Sungai Martapura.

BACA LAGI : Membaca Statistik dan Peta Pendukung Sulaiman Umar dan Hasnuryadi

Ia pun tak memungkiri  komunikasi politik dengan Paman Birin cukup intens belakangan ini jelang Pilkada Kalsel 2020. Dari berbagai pertemuan dengan orang nomor satu di Pemprov Kalsel, Rosehan kembali lagi menyilakan publik untuk menafsirkannya.

“Yang pasti, kader PDIP siap mendampingi Paman Birin. Namun, semua keputusan itu tergantung pilihan pusat,” tandasnya.

BACA LAGI : Opsi Independen, Sultan Banjar Siap Tantang Sahbirin di Pilgub Kalsel

Sekadar catatan jejakrekam.com, Rosehan merupakan figur politisi yang cukup membumi di Kalsel. Saat berlaga di Pilkada 2005, mendampingi Rudy Ariffin, tagline ‘Dua R’ pun mampu mengalahkan figur petahana, Sjachriel Darham. Termasuk, politisi gaek Golkar, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah serta jago usungan PAN-PKS, Ismet Ahmad-Habib Aboebakar Alhabsyi.

Namun, di Pilkada 2010, saat bertarung dengan Rudy Ariffin yang memilih Rudy Resnawan melalui tagline ‘Dua Rudy’, Rosehan ketika ini menggandeng mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Saiful Rasyid harus terjungkal.(jejakrekam)

 

Penulis Didi GS
Editor Didi G Sanusi