SBMPTN Diumumkan, 2 Prodi di ULM Kurang Diminati Mahasiswa

LEMBAGA Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT) mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 pada Selasa (9/7/2019) pukul 16.00 Wita.

CALON mahasiswa yang mendaftar di Universitas Lambung Mangkurat hampir 16.000 pendaftar, empat diantaranya tercatat calon mahasiswa dari Luar Negeri. ULM sendiri hanya menerima sebanyak 3.038 calon mahasiswa, 863 diantanya termasuk mahasiswa yang mendapatkan bidik misi.

Hal ini diungkapkan Wakil Rektor I ULM Bidang akademik Dr H Aminuddin Prahatama Putra, saat ditemui awak media di ruang kerjanya selasa (9/7/2019). “Ada 63 program studi dari 11 fakultas kita yang telah menerima calon mahasiswa, kami ucapkan selamat bagi yang diumumkan lulus jalur SBMPTN,” ucap Aminuddin.

BACA: 10-24 Juni Pendaftaran SBMPTN Tahun 2019

Ia menyebut calon mahasiswa ULM yang tidak lulus jalur SBMPTN tidak perlu berkecil hati, sebab masih berpeluan diterima di jalur mandiri ULM. Mantan Kaprodi Pendidikan Biologi FKIP ULM ini menuturkan, secara keseluruhan kouta mahasiswa ULM tahun ini tidak jauh berbeda dibandingkan lalu.

“Daya tampung (mahasiswa baru) masih mengacu tahun lalu, tidak terlalu berbeda tahun ini,” ucap Aminuddin. Doktor Jebolan Unesa, Surabaya ini menjelaskan, ada 3 prodi yaitu Prodi Farmasi, Pendidikan kedokteran dan Pendidikan Kedokteran Gigi  menambah tahap khusus, yakni mengikuti tes Psikologi.

Ia mengatakan dari 63 prodi tercatat  2 prodi kurang diminati yakni Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (JPOK) dari alokasi kursi 92 hanya terisi 61 dan Prodi Teknologi Hasil Perikana dari 34 kursi yang tersedia hanya diminati 27 calon mahasiswa.

BACA JUGA: 586 Orang Awasi Pelaksanaan SBMPTN di ULM Banjarmasin

“Semua calon mahasiswa baru ULM harus lulus tes Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza), pelaksanaannya pada 11 juli hingga juli mendatang Di Fakultas Kedokteran ULM,” urai Aminuddin.

Menurut dia, seandainya calon mahasiswa ULM tidak lolos tes Napza maka secara otomatis tidak akan diterima ULM. “Kalau terbukti menggunakan Napza, ya otomatis kita akan delete status kelulusannya,” tandas Aminuddin.(jejakrekam)

Penulis Akhmad Husaini
Editor Fahriza