Gandeng Iwansyah, Aditya Ariffin Incar Kursi Walikota Banjarbaru

TEKAD HM Aditya Mufti Ariffin untuk mengincar kursi Walikota Banjarbaru dalam suksesi 2020 kian bulat. Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menggandeng Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah sebagai pendampingnya untuk berlaga dalam pemilihan orang nomor satu dan dua di Balai Kota Banjarbaru.

FORMASI kader hijau kuning yang berjaya di suksesi sebelumnya coba dimainkan putra mantan Gubernur Kalsel dua periode, Rudy Ariffin dengan menyodorkan AR Iwansyah, politisi kawakan Golkar sebagai calon Wakil Walikota Banjarbaru.

Apakah nanti keduanya akan jadi penantang calon petahana Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Banjarbaru, bersama Darmawan Jaya Setiawan yang notabene Ketua DPC PPP Banjarbaru di suksesi 2020?

“Saya sampaikan di sini, saya bersama Pak Iwansyah akan meramaikan Pilkada Banjarbaru. Mohon doa dan dukungannya, terutama masyarakat. Saya sebagai calon walikota dan Pak Iwansyah selaku calon wakil walikota,” ucap Aditya Mufti Ariffin dalam jumpa pers di kediaman Rudy Ariffin di Banjarbaru, Rabu (10/6/2019).

BACA : Lihat Hasil Survei, Rudy Ariffin Pastikan Putranya Berlaga di Pilkada

Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan memastikan parpol koalisi yang dibangun adalah formasi hijau kuning alias PPP dan Partai Golkar. Namun, Ovi-sapaan akrab politisi muda Ka’bah ini memastikan kongsi politik itu tidak saklak, karena masih terbuka bagi parpol lain untuk bergabung dalam garda pemenangannya.

“Jika ada parpol lain mendukung kami, tentu kami sambut terbuka. Memang, saat ini, ada beberapa parpol yang sudah berkomunikasi. Insya Allah, dalam waktu dekat ada kepastiannya,” ucap Ovi.

Mengapa pilih sosok Iwansyah? Ovi menjawab memiliki pandangan khusus terhadap figur Ketua DPRD Banjarbaru, dengan segudang pengalaman politik dan memahami seluk beluk kota tersebut. “Saya sudah lama bermukim di Banjarbaru. Sekolah juga di sini, jaringan kami juga ada di sini. Insya Allah, kami berdua ingin membawa perubahan bagi kota Idaman ini,” tegas Ovi.

BACA JUGA : Isi Kampanye Terakhir, Caleg PPP Aditya Ariffin Gelar Pasar Murah di 70 Titik

Apakah nantinya tak ada gejolak karena duet Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan berasal dari parpol yang sama? Lagi-lagi, Ovi berkilah tidak ada gesekan di internal partai, karena dirinya telah mengantongi stempel dari DPP PPP.

“Begitupula, Pak Iwansyah sudah ditunjuk DPP Partai Golkar. Jadi, intinya di internal sudah kami jajaki. Langkah pertama saat ini, kami menunggu rekomendasi dari pusat. Selanjutnya, kami akan bergerak untuk sosialisasi pencalonan,” cetus Ovi.

BACA LAGI : Siapa yang Maju di Pilkada Kabupaten Banjar Tahun 2020?

Sedangkan, AR Iwansyah menegaskan dirinya juga telah mendapat restu dari Ketua DPD Partai Golkar Kalsel Sahbirin Noor, hingga didorong mendeklarasikan diri sebagai duet kandidat secepatnya.

“Saya merasa pas dengan Pak Ovi, karena mewakili kaum milenial. Ovi merupakan sosok pimpinan masa depan. Ini ditambah lagi, PPP dan Golkar merupakan parpol yang sudah lama berkiprah di politik nasional, sehingga sudah punya pemilih tradisional serta kekuatan pemilih perempuan,” pungkas Iwansyah.(jejakrekam)

 

Penulis Balsyi/Syahminan
Editor Didi GS
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news and updates delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time