Dirgahayu

Ketua Bawaslu RI Terkejut, Ada yang Lapor Money Politik Malah Dilaporkan Balik ke Polisi

MASIH ingat dengan laporkan Adhariani kepada Bawaslu Kalsel soal dugaan politik uang yang dilakoni dua caleg Partai Demokrat dan Habib Abdurahman Bahasyim yang kala itu menjadi peserta Pemilu 2019.  

NAMUN, Adhariani malah dilaporkan balik oleh Habib Abdurahman Bahasyim ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel di Banjarmasin, dengan delik pencemaran nama baik.

Persoalan itupun kini menjadi atensi serius dari Ketua Bawaslu RI, Abhan yang sempat terkejut ketika mengetahui adanya kasus ini, dimana orang yang melaporkan pidana pemilu, malah dilaporkan balik dengan tuduhan pencemaran nama baik.

BACA: Adhariani Laporkan Dua Caleg Demokrat dan Calon DPD ke Bawaslu Kalsel

“Masyarakat melapor soal dugaan pelanggaran pidana pemilu adalah hak semua orang. Dan, persoalan laporan yang disampaikan apakah terbukti atau tidak itu hal lain,” jelasnya.

Ia pun menegaskan, ketika seseorang melaporkan dugaan pidana pemilu kemudian orang tersebut balik dilaporkan ke polisi dengan dugaan pencemaran nama baik, tentu aparat kepolisian harus bijak dalam melihat persoslan ini.

“Perlu diperhatikan juga laporan yang dibuat apakah memang betul betul bertujuan mencemarkan nama baik. Namun, saya kira itu bukanlah pencemaran nama baik,” jelasnya kepada jejakrekam.com (2/7/2019).

BACA JUGA: Dilaporkan Adhariani ke Bawaslu, Habib Banua Balik Laporkan Pencemaran Nama Baik

Terpisah, Komisioner Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie menyatakan, penanganan laporan dugaan pidana pemilu yang disampaikan calon Anggota DPR RI sudah memang benar, karena yang bersangkutan punya legal standing untuk melapor. Tetapi, laporan yang bersangkutan dihentikan karena tidak memenuhi syarat formil.

“Mengenai pelapor yang akhirnya dilaporkan ke Polda Kalsel atas dugaan pencemaran nama baik itu sudah bukan ranah Bawaslu. Kita tentu berharap teman-teman di Kepolisian lebih bijak menyikapi laporan dugaan pencemaran nama baik yang menyeret Adhariani tersebut,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Fahriza