Mapan di Usia Muda, Penuhi Panggilan Hati, Agus Maulana Pilih Jalan Politik

MENGINJAK usia 23 tahun, H Agus Maulana sebentar lagi akan menyabet titel wakil rakyat di DPRD Kabupaten Banjar. Kader muda Partai Golkar ini membuktikan diri eksistensinya di dunia politik, menapaki jejak sang ayah H Rusli yang telah bergelut.  

SOSOK H Rusli yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten Banjar dua periode, serta peraih suara terbanyak dalam Pemilu 2019 ini dengan mengemas 51.859 suara pribadi di dapil Kalsel 2 (Kabupaten Banjar).

Khalayak ramai, khususnya di Martapura dan umumnya di Kabupaten Banjar tentu lebih mengenal ketokohan sang ayah, yang berlatar belakang pengusaha dan seorang berpunya yang dinilai dermawan. Namun, sang putra, H Agus Maulana ingin berkiprah melanjutkan peran sang ayah di DPRD Kabupaten Banjar, usai H Rusli sebagai caleg terpilih di DPRD Provinsi Kalsel periode 2019-2024.

“Yang pasti, saya sangat mencintai kedua orangtua saya, dan keluarga besar saya. Jelas, peran keluarga sangat penting dalam hidup saya, tapi saya ingin menjadi seorang yang bisa mandiri dalam menghadapi perjalanan hidup,” tegas H Agus Maulana kepada jejakrekam.com di Martapura, belum lama tadi.

BACA : Ini 10 Besar Pendulang Suara Terbanyak DPRD Kalsel, Caleg Golkar H Rusli Teratas

Putra pasangan H Rusli dan H Jumintan justru memulai usaha sendiri, tak hanya bergantung pada pemberian orangtuanya. Pada 2011, ketika itu, pria kelahiran 5 Agustus 1996 ini hendak diberi mobil, justru ditolaknya. Saat itu, H Agus beralasan belum bekerja, sehingga saat mengoperasiolkan mobil, tentu butuh bahan bakar minyak dan lainnya. “Untuk itu, saya berpikir lebih baik uangnya saya pinjam dan digunakan untuk memulai usaha sendiri tidak harus bergantung pada orangtua,” tutur putra bungsu H Rusli ini.

Walhasil, H Agus pun mendapat pinjaman dari sang ibu, Hj Jumintan. Ia pun memulai usaha sebagai pemasok BBM jenis solar untuk perusahaan tambang batubara.Tak hanya di Kalsel, bisnis ini juga melebar hingga ke Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam setahun, usaha yang digeluti H Agus Maulana terus tergerek. Omzetnya kian naik. Meniru jejak sang ayah, H Agus melebarkan usaha tambang batubara. Ia membeli sebagian lahan yang dimiliki orangtuanya serta pengusaha lainnya.

BACA JUGA : Komposisi Anggota DPRD Banjar Diprediksi Separuh Wajah Baru

Naluri bisnisnya kian terasah. H Agus lagi-lagi berekspansi dengan menggeluti jual beli sarang walet dan membuka kantor usaha di Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah. “Ketika itu, bisnis sarang burung walet sangat menguntungkan. Karena, permintaan ekspor ke Tiongkok sangat menjanjikan. Alhamdulillah, sudah dua tahun ini saya lakoni dan berhasil,” kata H Agus.

Bak pepatah buah tak jauh jatuhnya dari pohon, rupanya kegemaran Agus dengan olahraga ekstrem. Ia juga menggeluti olahraga otomotif,  khusus offroad dan mengikuti berbagai even berskala lokal, regional hingga nasional. Lagi-lagi, peluang bisnis dari sport orang berkelas ini dibidik H Agus.

Demi menunjang hobinya, H Agus pun membuka toko sparepart atau onderdil khusus mobil offroad di kawasan Jalan Radio Dalam, Jakarta. Asumsi Agus, bagi para penghobi dan kolektor mobil offroad tentu membutuhkan suku cadang, karena kebanyakan barang itu didatangkan dari luar negeri.

BACA LAGI : Inginkan H Rusli Ketua DPRD Kalsel, Tokoh Masyarakat Banjar Angkat Bicara

Bukan hanya mobil offroad, pemuda lajang ini menggandrung mobil mewah. Hal ini tampak dalam garasi, tersusun beberapa mobil mahal itu. Ternyata, menurut Agus, koleksi mobil mewah bukan untuk pamer atau sekadar hobi, justru untuk investasi dan bisnis jual beli bagi para konsumen barang wah itu.

“Saya melihat di Kalsel ini tidak sedikit orang yang suka mobil mewah. Bersama kawan-kawan, kami terjun ke bisnis jual beli mobil mewah ini. Ternyata hasilnya cukup baik,” ucapnya.

Sudah mapan di dunia bisnis dan telah menikmatinya, mengapa Anda justru banting stir bergelut di dunia politik? Menurut Agus, ketertarikannya terjun ke politik praktis melalui Partai Golkar dan berkompetisi pada Pemilu 2019, merupakan aktualisasi panggilan hati untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat.

Berlaga di dapil Banjar 5 mencakup Kecamatan Mataraman, Pengaron, Simpang Empat, Sungai Pinang, Sambung Makmur, Cintapuri Darussalam, Telaga Bauntung dan Paramasan, Agus bisa membuktikan eksistensinya. Gayung bersambut, Agus termasuk caleg termuda yang terpilih dari dapil itu untuk melenggang ke DPRD Kabupaten Banjar berpusat di Martapura.

“Saya memang masih muda dan terus belajar untuk menjadi politisi yang baik untuk masyarakat. Melalui jalur politik, saya berusaha agar kebijakan yang diambil eksekutif dan legislatif ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Agus.

BACA LAGI : Apakah Pemilu 2019 Panggung Politik bagi Generasi Muda?

Bagi dia, menjadi peserta termuda pemilu legislatif 2019  dan terpilih untuk duduk di parlemen, tidak dihasilkan dari jalan instan. Ia menegaskan ikhtiar dan meyakinkan konstituennya tetap dilakoni, layaknya menjual program serta visi-misi sebagai pembawa amanah rakyat dari dapil Banjar 5 di DPRD Banjar.

“Sebenarnya, saya sejak 2014 lalu, sudah membina konsituten di dapil Banjar 5. Apalagi, banyak masyarakat yang membutuhkan politisi yang bisa membawa aspirasi mereka di dewan. Ini seperti saya katakan untuk memenuhi panggilan hati,” tandasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Syahminan
Editor Didi G Sanusi