DPD Partai Demokrat Kalsel Tolak Usulan Kongres Luar Biasa

DALAM koordinasi sekaligus halal bihalal Partai Demokrat Kalsel di Hotel Delima, Kertak Hanyar, memunculkan banyaknya pemberitaan yang beredar mengenai Kongres Luar Biasa (KLB).

PADA penutupan acara yang dihadiri 13 kabupaten dan kota di Kalsel ini, menyatakan sikap menolak KLB. Hal ini diungkapkan Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel Rusian, lantaran menganggap Susilo Bambang Yudhoyono dalam memimpin Partai Demokrat dianggap cukup baik.

Apalagi, Rusian menilai momen dan waktunya belum tepat. Sebab, dalam koalisi mendukung Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres posisinya sedang berproses di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Makanya momen halal bihalal berkumpulnya semua kader itu sampai berakhir pada kebulatan tekad menolak KLB,” ujarnya ketika dihubungi jejakrekam.com melalui gawainya.

Partai Demokrat Kalsel merasa tidak ada alasan untuk terjadinya KLB. Rusian hakkul yakin, KLB hanya usulan dari satu atau dua orang saja. “Karena yang punya suara menggelar KLB ini berada di daerah. Makanya dengan kebulatan tekad menolak. Kita yakin tak ada KLB,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Andi Oktaviani