Bangun Karakter Anak dengan Dongeng, Kak Bimo Bakal Hadir Lagi

MASTER dongeng atau juru kisah top tanah air Bambang Bimo Suryono yang akrabnya disapa Kak Bimo, bakal kembali datang ke Kalimantan Selatan. Kabar gembira ini disampaikan langsung Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Pemprov Kalsel, Hj Nurliani Dardie.

“KAMI kembali mendatangkan master dongeng untuk mengisi di Acara One Day For Children pada momen Hari Keluarga Nasional ke-26 tahun 2019 pada Sabtu, 6 Juli mendatang. Soalnya, teknisnya kami serahkan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) atau leading sector terkait,” ucap Hj Nurliani Dardie yang akrab disapa Bunda Nunung ini kepada jejakrekam.com, Sabtu (15/6/2019).

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Banjarbaru ini menyebut kedatangan Kak Bimo dalam rangka bagian peringatan Harganas ke-26. Sedangkan, tahun ini Kalsel didapuk sebagai tuan rumah peringatan Harganas 2019.

“Kami sifatnya hanya bersinergi ikut partisipasi saja. Selain itu kami kerahkan armada pustling dan trail pustaka dengan kekuatan penuh,” kata Bunda Nunung.

BACA : Membumikan Tradisi Dongeng Demi Membentuk Karakter Kebangsaan

Ia menjelaskan kehadiran Kak Bimo nantinya akan memberikan workshop Bercerita kepada para orangtua dan nenek milenial, rencananya akan digelar di Kids Library Palnam.

“Seiring perkembangan teknologi, kegiatan mendongeng saat ini nyaris terlupakan. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan anak-anak saat mendengarkan dongeng yang dibacakan oleh orangtuanya. Hal ini yang melatarbelakangi, kami mendatangan Kak Bimo akan mengisi workshop mendongeng bagi para orangtua dan nenek milenial,” tuturnya.

Terpisah,  Kak Bimo dalam cacatan tertulisnya menyampaikan setiap dia mendapat undangan untuk hadir ke Perpustakaan Provinsi Kalsel di Jalan Achmad Yani Km 6, Banjarmasin selalu merasakan sebagai sebuah kehormatan dan bernilai tanggung jawab.

BACA JUGA : Menerobos Rawa, Bagikan Buku, Sebarkan Budaya Dongeng di Paminggir

“Kenapa karena saya termasuk orang yang benar-benar prihatin dengan ketertinggalan ilmu pengetahuan anak-anak kita. Karena risiko masa depan mereka tidak bisa dianggap remeh, akibat budaya baca mereka yang rerata masih lemah. Saya apresiasi kegiatan Perpustakaan Provinsi Kalsel yang selalu cepat dan cekatan untuk menjadi model dan dinamisator kepustakaan di Indonesia,” kata kak Bimo.

Sekadar diketahui, Kak Bimo merupakan pendiri Asosiasi Pencerita Muslim Indonesia, Pecinta Kisah Qurani, pengajar sirah Nabawiyah, pakar dongeng berkarakter, juga penemu metode story based teacing hingga dijuluki Master of Story Teller Indonesia.

Lahir di Bantul, 14 Mei 1974, pria yang bernama lengkap Bambang Bimo Suryono ini mampu menirukan 172 ilustrasi suara dengan konsep dongeng edukatif dalam membangun karakter, massal, atraktif-interaktif, segar humor hingga bercita rasa nasional.

BACA LAGI : Walau Tak Punya Aksara, Bahasa Banjar Kaya dengan Karya Sastra

Tak mengherankan, jika Kak Bimo tercatat sebagai pencipta dua rekor MURI sebagai pendongeng dengan ilustrasi suara terbanyak lebih dari 200 suara dengan auden dongeng terbanyak 24 ribu anak.

Kak Bimbo juga menyabet terbaik I Pemuda Pelopor Nasonal bidang pendidikan dengan kepeloporan membangun karakter bangsa melalui cerita. Dia juga dianugerahi The Best Performance dalam berbagai festival bercerita skala nasional hingga internasional. Saat ini, Kak Bimbo bekerja di Sahabat Al Aqha Indonesia.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS