Nama Syaipul Adhar Muncul di Bursa Bakal Calon Walikota Banjarmasin

KEPEMIMPINAN Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan wakilnya, Hermansyah, untuk periode 2016–2021 bakal segera berakhir. Namun berdasarkan aturan, keduanya masih bisa maju di periode berikutnya melalu Pemilihan Walikota (Pilwali) Banjarmasin.

TAHAPAN pilkada serentak 2020 pun akan dimulai September 2019 nanti. Keduanya bakal tetap maju, apakah sebagai pasangan, maupun masing – masing mencalonkan diri sebagai bakal calon Walikota Banjarmasin periode 2021 – 2026.

Selain keduanya, menjelang Pilwali Banjarmasin 2020 nanti, sejumlah nama lainnya juga meramaikan bursa balon Walikota Banjarmasin. Dikutip dari PollingKita.com yang beredar di media sosial facebook, sejumlah nama meramaikan bursa balon Walikota Banjarmasin.

Selain dua calon petaha Ibnu Sina dan Hermansyah, ada pula caleg DPRD Kalsel terpilih  Hj Karmila Muhidin, anggota DPR RI Hasnuriyadi Sulaiman HB, Ketua DPRD Banjarmasin Ananda, Ketua DPD Partai Gerindra Banjarmasin  M Yamin dan Syaipul Adhar yang mantan Direktur Utama PT Ambapers.

BACA : Pilwali 2020, Banyak Kader Muda Partai Golkar yang Potensial untuk Bertarung

Sejak bergulir Senin (10/6/2019) sore sekitar pukul 16.00 Wita, hingga Selasa (11/6/2019) siang sekitar pukul 14.30 Wita, berdasarkan PollingKita.com, dengan total 839 netizen yang memberikan suaranya.

Ibnu Sina yang merupakan petahana berada di urutan pertama dengan perolehan 42,1 persen atau 353 suara. Disusul Hasnuryadi Sulaiman 23,2 persen atau 195 suara. Kemudian ada Syaipul Adhar dengan perolehan 8,6 persen atau 72 suara. Selanjutnya M Yamin 7,9 persen atau 66 suara. Ananda 7,6 persen atau 64 suara. Sedangkan, Karmila Muhidin 6,6 persen atau 55 suara. Sedangkan Hermansyah 4 persen atau 34 suara.

Kepada sejumlah awak media di Banjarmasin, beberapa waktu lalu, Ibnu Sina memastikan kembali maju mencalonkan diri sebagai Walikota Banjarmasin periode berikutnya. Apalagi sebagai politisi dan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ia sudah mendapat sinyal kuat dari partai yang mengusungnya di pilwali sebelumnya itu. Namun, Ibnu belum mengetahui siapa yang bakal mendampinginya sebagai calon wakil walikota.

BACA JUGA : Kalau Satu Putaran, Dana Pilwali Banjarmasin 2020 Cukup Rp 30 Miliar

Ibnu merespon positif makin banyaknya calon bermunculan ketika Pilwali 2020. Sebab, ia berharap tidak melawan kotak kosong ketika Pilwali 2020.“Jangan sampai melawan kotak kosong,” ujar Ibnu, ditemui usai menghadiri reuni SMAN 2 Banjarmasin.

Adapun Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah, memastikan siap melawan Ibnu Sina ketika Pilwali Banjarmasin tahun 2020. Ia akan maju dalam bursa Pilwali Banjarmasin 2020. Dirinya akan maju dalam perebutan Banjarmasin satu, meskipun harus bersaing dengan Ibnu Sina, pasangannya pada periode 2016-2021.”Saya akan tetap maju. Kalau partai (PDIP) tak mengusung, maka saya akan maju melalui jalur independen,” kata Hermansyah.

Sikap Ibnu Sina dan Hermansyah ini menghangatkan tensi politik lokal jelang Pilawali Banjarmasin 2020.  Sebelumnya, kader muda Partai Golkar Banjarmasin menggadang sosok Hasnuryadi Sulaiman dan Hj Ananda ikut bertarung di Pilwali 2020 karena punya kemampuan dan popularitas.

BACA LAGI : PKS Tetap Usung Ibnu Sina, Bursa Calon Walikota Mulai Mengemuka

Hasnuryadi Sulaiman diketahui sebagai anggota DPR RI asal Partai Golkar yang kembali terpilih untuk duduk di bangku wakil rakyat di Senayan. Selain Hasnuriyadi dari Partai Golkar, nama lain yang muncul di bursa balon Walikota Banjarmasin adalah Ananda, yang saat ini menjabat Ketua DPRD Kota Banjarmasin.

Dari kursi wakil rakyat di DPRD Kota Banjarmasin, selain Ananda, muncul pula nama M Yamin di bursa balon Pilwali Banjarmasin 2020 berdasarkan PollingKita.com. M Yamin diketahui merupakan kader dan politisi dari Partai Gerindra yang kembali mencatatkan namanya sebagai anggota DPRD Kota Banjarmasin periode 2019 -2024.

BACA LAGI : Muhidin Ingin Duetkan Putrinya Hj Karmila dengan Fajar Desira

Sedangkan Karmila Muhidin merupakan pendatang baru dalam kancah perpolitikan Kalsel. Namun kemunculan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, cukup mengejutkan. Di Pileg 2019, perempuan ini menyabet 42.114 suara di daerah pemilihan (dapil) Banjarmasin untuk perebutan kursi DPRD Kalimatan Selatan.

Perolehan suara itu, membuat anak mantan Walikota Banjarmasin H Muhidin tersebut, menjadi peraih suara terbanyak kedua setelah H Rusli, caleg Partai Golkar yang juga Ketua DPRD Banjar dalam Pemilu 2019.

Sementara, Syaipul Adhar merupakan penggiat Forum Peduli Banua (FPB). Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat ini, pernah menjabat Direktur Utama PT Ambang Barito  Nusapersada (Ambapers).

Syaipul mengaku siap maju di Pilwali Banjarmasin. Menurutnya, tim sudah melakukan pendekatan sejumlah partai politik. “Sudah ada pendekatan ke sejumlah partai politik. Namun, tidak menutup kemungkinan maju melalui jalur independen,” kata Syaipul.

Pollingkita.com adalah website atau situs penyedia polling, atau jajak pendapat dan survey sederhana bagi semua orang. Hasil polling jangan digunakan sebagai polling yang representatif.(jejakrekam)

 

Penulis Deden
Editor Didi GS