Dirgahayu

Nama Berry Tetap Dicoret? Rabu Lusa, Bupati HST Kumpulkan Tiga Parpol Pengusung

DICORETNYA nama Berry Nahdian Forqan masuk dalam bursa calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) dan pengunduran diri calon usungan Partai Gerindra, Mahmud menjadi bola liar. Hingga mencuatkan isu dua nama yang akan diusung ke DPRD HST bakal dikocok ulang.

GUNA merumuskan hal itu, Bupati HST HA Chairansyah berencana mengumpulkan tiga parpol pengusung pada Rabu (12/6/2019) di Barabai.

“Rencananya, Rabu lusa, tiga parpol pengusung akan dikumpulkan lagi oleh Pak Bupati (Bupati HA Chairansyah). Nanti, masalah itu akan dibahas lagi,” ucap Ketua Dewan Syariah PKS HST, H Faqih Jarjani kepada jejakrekam.com, Senin (10/6/2019).

Ia menegaskan PKS tetap pada keputusan awal mengusung dirinya sebagai calon Wakil Bupati HST. Sedangkan, Partai Gerindra dan Partai Bulan Bintang (PBB) juga punya hak yang sama.

BACA : Berry atau Faqih, Penentuan Wabup HST Dikaitkan Kuatnya Pengaruh Latif

“Hanya saja, saya tidak tahu lagi, siapa yang akan diusulkan PBB dan Partai Gerindra. Memang, ada dua surat dari tiga parpol pengusung, hingga ada tiga nama yakni saya, Mahmud (Gerindra) dan Berry Nahdian Forqan (PBB). Namun, nama Berry dicoret Pak Bupati,” tuturnya.

Berikutnya, pada surat kedua, ternyata Mahmud yang merupakan Sekretaris DPD Partai Gerindra HST justru mengundurkan diri dari bursa calon wakil bupati yang diusulkan ke DPRD HST.

“Nah, di surat kedua ini yang akhirnya deadlock. Karena memang Pak Bupati sendiri tidak salah, karena sudah mencoret satu dari tiga nama ke DPRD HST, dan tidak mengetahui jika ternyata saudara Mahmud mengundurkan diri,” tuturnya.

Mengutip pernyataan Bupati HST HA Chairansyah, Faqih mengungkapkan jika sang kepala daerah itu meminta agar parpol pengusung menghormati keputusannya ketika mencoret nama Berry Nahdian Forqan dalam bursa calon wakil bupati.

“Ya, Pak Bupati minta parpol pengusung menghormati suasana kebatinannya karena telah mencoret nama Berry. Makanya, Pak Bupati juga meminta parpol pengusung untuk mengusulkan nama yang telah dicoretnya,” tutur mantan Ketua DPRD HST ini.

BACA JUGA : Siapa yang Berhak Menjadi Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah?

Apakah pencoretan nama Berry yang juga Sekretaris PWNU Kalsel karena kuatnya pengaruh politik mantan Bupati HST Abdul Latif? Faqih pun tak memungkiri. “Bisa jadi, karena bagaimana pun hubungan Pak Bupati dengan Pak Latif masih terjalin. Yang pasti, hal itu tidak ada kaitannya dengan tiga parpol pengusung, mungkin hubungan itu masih ada dengan Bupati HST yang sekarang,” ucap Faqih.

Menariknya, tak hanya Bupati HST HA Chairansyah yang berencana mengumpulkan tiga parpol pengusung, ternyata DPRD HST pun segera menggelar rapat badan musyawarah (banmus) membahas soal pemilihan dua nama sebagai wakil bupati yang tertunda.

“Kabarnya, DPRD HST juga mempertanyakan masalah itu. Ya, kami menunggu hasil dari pertemuan dengan Pak Bupati pada Rabu lusa. Apakah itu final atau tidak, ya belum tahu karena nanti baru bisa diputuskan usai pertemuan tiga parpol dengan Pak Bupati,” imbuh Faqih.

BACA : Gerindra Pastikan Tak Ada Nama Berry, PKS Jaring Empat Cawabup HST

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Gerindra Kalsel Ilham Noor menegaskan nama Mahmud memang tidak masuk dalam calon Wabup HST yang diusung parpolnya.

Ia pun mengaku bingung ketika nama Mahmud mengemuka, karena hingga kini DPD Partai Gerindra Kalsel belum mendapat laporan resmi dari Gerindra HST. “Kalau dikabarkan saudara Mahmud mengundurkan diri dari bursa calon Wabup HST, memang yang bersangkutan tidak dicalonkan,” tegas Ilham Noor.

Lantas siapa yang akan diusung Partai Gerindra sebagai calon Wabup HST? Ilham Noor mengatakan masih menunggu perkembangan politik yang terjadi di daerah itu. “Ya, kita lihat nanti,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan/Didi GS
Editor Didi GS