Kajati Kalsel Minta Jaksa Lebih Terbuka ke Media Massa

KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Selatan Ade Adhyaksa meminta jajarannya untuk meningkatkan kualitas kemitraan dengan media massa di daerah. Ini demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap insitusi penegakan hukum.

“SELAMA ini, hubungan kejaksaan dengan teman-teman wartawan sudah baik, ke depan saya minta lebih ditingkatkan lagi kualitas kemitraannya,” kata Ade Adhyaksa dalam halal bihalal di Aula Anjung Papadaan Kejati Kalsel, Banjarmasin, Senin (10/6/2019).

Menurut dia, di era digital saat ini keterbukaan informasi sangat diharapkan masyarakat. Publikasi dari media massa terhadap kinerja kejaksaan pun menjadi penting, sehingga masyarakat dapat melihat apa yang telah dilakukan insan Adhyaksa.

BACA : Tangani 28 Perkara Korupsi, Kejati Kalsel Sebut Selamatkan Uang Negara Rp 7,9 Miliar

“Jadi jaksa jangan hanya ekspos kasus yang telah ditangani, tapi juga berbagai kegiatan lain yang sifatnya untuk kepentingan publik dan peningkatan pelayanan serta sosialisasi penyuluhan hukum dan sebagainya patut dipublikasikan agar masyarakat luas tahu,” papar Ade.

Mantan Kajari Batulicin, Tanah Bumbu ini menambahkan, melalui beragam publikasi kegiatan tersebut, maka dapat membangun citra kejaksaan yang baik di mata masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan yang kini jadi tanggung jawabnya.

“Jaksa jangan hanya dikenal orang sebagai penuntut terdakwa, tapi saya harapkan juga dicintai masyarakat karena banyak berbuat untuk kepentingan publik. Kemudian, berbagi kepada sesama dan memberikan suatu hal yang positif untuk banyak orang,” tandasnya.

BACA JUGA : Kejati Kalsel Canangkan Zona WBK dan WBBM

Sementara dalam acara halal bihalal sendiri, selain ajang silaturahmi dan tatap muka di hari pertama kerja pasca libur lebaran, Ade sekaligus memberikan motivasi untuk perubahan-perubahan yang diharapkannya dilakukan oleh seluruh jajaran demi kinerja yang lebih baik.

“Momen Idul Fitri sangat baik agar kita mensucikan batin dan menyatukan kepala. Jadi jangan hanya kepala tapi hati juga disatukan,” kata Ade.(jejakrekam)

 

Penulis Ipik Gandamana
Editor Didi GS