Muhidin Pilih Menantunya Harry Wijaya Isi Posisi Ketua DPRD Banjarmasin

SIAPA yang akan ditunjuk Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Selatan H Muhidin sebagai Ketua DPRD Kota Banjarmasin periode 2019-2024, terjawab sudah. Dengan raihan 9 kursi di DPRD Banjarmasin hasil Pemilu 2019, PAN sebagai jawara berhak mengisi posisi puncak pimpinan dewan di ibukota Kalsel.

MESKI di atas kertas, Sekretaris DPW PAN Kalsel Faisal Hariyadi merupakan pendulang suara terbanyak dengan koleksi 6.825 suara, toh hak prerogatif tetap berada di tangan H Muhidin.

Mantan Walikota Banjarmasin itu lebih memilih sang menantu Harry Wijaya yang juga Ketua DPD PAN Kota Banjarmasin untuk mengisi posisi ketua dewan yang menjadi jatah parpol pemenang Pemilu 2019 di ibukota Kalsel.

“Dari awal, saya sudah jelaskan kepada saudara Faisal Hariyadi. Jika nantinya Harry Wijaya dan Faisal Hariyadi terpilih sebagai anggota DPRD Banjarmasin hasil Pemilu 2019, maka di antaranya yang jadi pimpinan dewan,” ucap H Muhidin kepada jejakrekam.com, di sela open house lebaran kedua di kediamannya di Banjarmasin, Kamis (6/6/2019).

BACA : Empat Nama Pengisi Kursi Pimpinan DPRD Banjarmasin Beredar

Ia memastikan tidak akan memilih figur lain sebagai pimpinan dewan. Pilihan Muhidin jatuh pada sang menantu, Harry Wijaya dibanding Faisal Hariyadi yang merupakan sekretaris wilayah serta calon petahana di DPRD Banjarmasin.

“Jadi, posisi Ketua DPRD Banjarmasin diserahkan kepada Harry Wijaya. Itu sudah diberitahukan kepada Faisal Hariyadi. Dia juga menerima hal itu dengan ikhlas,” ucap mantan Ketua DPW Partai Bintang Reformasi (PBR) Kalsel ini.

BACA JUGA : Kecuali PAN, Wajah Lama Mendominasi Caleg Terpilih DPRD Banjarmasin

Ia mengakui andaikata Harry Wijaya bukan menantu atau suami dari putrinya, Hj Karmila perebutan suara terbanyak di dapil Kalsel 1 (Banjarmasin), tentu ceritanya akan lain.

“Seandainya Harry Wijaya bukan menantu saya, mungkin akan beda lagi. Yang pasti, Faisal Hariyadi sudah setuju jika Harry Wijaya yang akan jadi Ketua DPRD Banjarmasin usai penetapan calon terpilih oleh KPU Banjarmasin dan pelantikan nantinya,” tutur Muhidin.

BACA LAGI : Jadi Jawara, Kursi Ketua DPRD Banjarmasin Dipastikan Milik PAN

Sebelumnya, Sekretaris DPW PAN Kalsel Faisal Hariyadi menegaskan siap menerima apa pun keputusan dari partai, terutama penetapan dari sang ketua wilayah. Menurut Faisal, dalam PAN tidak dikenal mekanisme jika peraih suara terbanyak itu otomatis menjadi pimpinan dewan, karena ada prosedur rapat partai dan keputusan ketua yang turut jadi pertimbangan.

“Semua berdasar berbagai pertimbangan dari partai. Jadi, bukan bicara peraih suara terbanyak, pengalaman di dewan atau lainnya. Jadi, keputusan tetap di tangan ketua partai,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS