ACT

Idul Fitri Diprediksi Rabu, NU-Muhammadiyah Kompak Genapkan Puasa 30 Hari

0 398

DUA ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah memastikan akan berlebaran Idul Fitri pada Rabu (5/6/2019). Penetapan 1 Syawal 1440 Hijriyah yang jatuh pada hari Rabu tersebut, berdasar hisab.

SEBELUMNYA, Ketua PW Muhammadiyah Kalsel Tajuddin Noor mengatakan 1 Syawal 1440 Hijriyah jatuh pada Rabu, 5 Juni 2019 berdasar keputusan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah lewat suratnya bernomor 01/MLM/1.0/E/2019.

Meski beberapa ormas Islam dan golongan lainnya berbeda, Tajuddin Noor meminta agar hal itu tidak jadi perbedaan karena semua pendapat memiliki dasar hukum atau pijakan yang kuat masing-masing.

BACA : Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1440 H pada 5 Juni 2019

Sementara itu, Katib Syuriah PWNU Kalsel HM Syarbani Haira mengatakan kemungkinan tahun ini, lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah antara NU dan Muhammadiyah akan sama.

“Ya, tahun ini, NU dan Muhammadiyah kompak untuk berlebaran pada Rabu, 5 Juni 2019 nanti. Ini berdasarkan perhitungan atau hisab, serta karena hilal tak terlihat dan juga tidak memenuhi derajat yang ditentukan, sehingga puasa Ramadhan 1440 Hijriyah digenapkan 30 hari,” kata Syarbani Haira kepada jejakrekam.com, Senin (3/6/2019).

Ia menegaskan apa yang jadi pegangan NU dan Muhammadiyah sebenarnya sama, mengacu ke hisab. Hanya saja, menurut Syarbani, NU juga tetap menyandingkan dengan rukyatul hilal atau pengamatan bulan muda dalam menentukan awal bulan, baik Ramadhan, Syawal, Zulhijjah dan bulan lainnya dalam kalender Islam.

BACA JUGA : Pembelian Ketupat dan Lontong Tak Seramai Hari Raya Idul Fitri

“Jadi, puasa tahun ini diistikmalkan, atau digenapkan 30 hari. Ini juga berdasar hadits Nabi Muhammad SAW yang mengatakan agar berpuasa dan berbuka puasa (lebaran) itu melihat bulan. Walau NU juga mengikuti perkembangan ilmu falakiyah atau hisab, toh tetap berpegang pada rukyatul hilal,” tutur dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalsel ini.

Hal senada juga dilontarkan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalsel KH Fadly Mansoer yang memprediksi lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah akan serentak dilakukan umat Islam, terutama dua ormas Islam besar seperti Muhammadiyah dan NU.

BACA LAGI : Ada Tanglong Perahu, Malam Takbiran di Batulicin Semarak dengan Parade Mobil Hias

“Insya Allah tahun ini, kita lebaran Idul Fitrinya berbarengan. Semua menyepakati berhari raya Idul Fitri pada Rabu, 5 Juni 2019 nanti. Baik NU maupun Muhammadiyah, dan MUI juga kompak berlebaran Rabu lusa,” ucap Fadly Mansoer dalam ceramahnya di acara buka puasa PWI Kalsel, Sabtu (1/6/2019).

Menurut dia, dengan begitu, pelaksanaan shalat Ied akan serempak dan menambah suasana meriah dan khidmat dalam perayaan hari kemenangan usai berpuasa sebulan di bulan Ramadhan itu.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.