Terganjal Sewa Bangunan, Outlet Utama RM ARB Ditutup

MANAJEMEN Rumah Makan (RM) Sambal Acan Raja Banjar (ARB) resmi menutup outlet utama mereka di Jalan RE Martadinata, Banjarmasin, per 31 Mei 2019. Penghentian operasional RM ARB membuat masgul pengelola, lantaran tempat ini merupakan cikal bakal mereka merintis usaha sejak 9 Januari 2016 silam.

PENANGGUNGJAWAB RM ARB di Jalan RE Martadinata, Rahma mengatakan penutupan outlet bukan karena kemauan manajemen. Namun, pemilik lahan dan bangunan, PT Pelni, memberi kabar bahwa mereka harus pindah lantaran sudah ada pengaju izin sewa baru yang akan menempati wadah tersebut.

“Dapat kabarnya Januari 2019 lalu. Kami sudah menempuh langkah ke Ombudsman tapi keputusan terbaik kami sudah diputuskan,” tutur Rahma kepada jejakrekam.com.

Ia menerangkan, pengelola RM ARB memang tidak melakukan sewa dengan pihak pemilik tempat secara langsung. Rahma bercerita, waktu mendirikan usaha hanya bermodalkan menyambung sewa dari tutupnya rumah makan yang sebelumnya, yaitu Galuh Bungas. “Ternyata berjalan lancar dengan mengubah nama dan menu, sehingga berlanjut sampai sekarang,” tutur Rahma.

Rahma menambahkan, sejatinya pengelola sudah berniat melakukan perpanjangan izin kepada PT Pelni. Namun, upaya ini menemui jalan buntu. Sehingga manajemen memutuskan untuk tetap menutup outlet pusat mereka.

Kendati demikian, dia memastikan RM ARB cabang lainnya tetap akan beroperasi. Ada beberapa outlet yang tetap dibuka, seperti di Jalan Brigjend Hasan Basry, Jalan Ahmad Yani KM 7, serta di Jalan Ahmad Yani KM 31,5 Banjarbaru.

Rencananya, dalam waktu dekat ARB juga akan membuka lagi cabang di Ahmad Yani KM 16. “Yang pasti sedih, karena ini merupakan awal mula kami membangun usaha dari awal,” kata Rahma.(jejakrekam)

Penulis Siti Nurdianti
Editor Andi Oktaviani