Operasi Ketupat Telabang untuk Beri Rasa Aman Perayaan Lebaran

SEJAK Selasa (28/5/2019) hingga 10 Juni mendatang, operasi terpadu bersandikan Ketupat Telabang 2019 digelar jajaran Polres Barito Utara. Sasaran operasi ini memberi keamanan dan ketertiban selama masa mudik lebaran dan arus balik, serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

OPERASI Ketupat Telabang 2019 ini ditandai dengan gelar pasukan di halaman Markas Polres Barito Utara di Muara Teweh, Selasa (28/5/2019). Tak hanya personel Polri, operasi ini juga melibatkan aparat gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Pramuka dan elemen masyarakat lainnya.

Hadir dalam upacara apel siaga ini, Wakil Kepala Polres Barito Utara Kompol Agus Dwi Suryanto, Dandim 1013/Muara Teweh Letkol Inf Yusan Riawan, Kepala Kejari Barito Utara Basrulnas dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Barito Utara.

BACA : 397 Hari, Operasi Mantap Brata Telabang 2018 Digelar Polres Barito Utara

“Pengamanan dalam operasi Ketupat Telabang 2019 ini difokuskan pada penjagaan tempat ibadah agar memberi rasa aman bagi umat muslim yang tengah melaksanakan shalat Ied,” ucap Wakapolres Barito Utara Kompol Agus Dwi Suryanto, membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Ia mengakui potensi kerawanan pasca Pemilu 2019, cukup kompleks, sehingga operasi Ketupat 2019 dimaksudkan untuk memberi rasa aman dan damai bagi masyarakat.

BACA JUGA : Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Barito Utara Gelar Simulasi Sispamkota

Menurut Wakapolres Barito Utara, sejalan dengan itu berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas berupa aksi serangan teror baik kepada masyarakat maupun personel dan markas Polri berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan dan begal serta premanisme lainnya.

“Termasuk pula, menjamin kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut dan udara. Berikutnya, permasalahan stabilitas harga dan ketersediaan harga bahan pokok  dan bencana alam tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam operasi Ketupat ini,” tegas perwira menengah Polda Kalteng ini.(jejakrekam)

 

Penulis Syarbani
Editor Fahriza