ACT

725 Personel Diterjunkan, Pengamanan Arus Mudik Lebaran Diperketat

0 140

KAPOLDA Kalimantan Selatan Irjen Pol Yazid Fanani memastikan dalam operasi terpadu bersandikan Ketupat Intan 2019 akan berlangsung 29 Mei-10 Juni 2019. Selama 13 hari atau dua pekan menjaga arus mudik dan balik lebaran serta perayaan Hari Raya Idul Fitri, diterjunkan 725 personel polisi.

“PENGAMANAN arus mudik dan balik lebaran tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena masih bertepatan dengan suasana Pemilu 2019. Jadi, tingkat kerawanan cukup tinggi, apalagi sebelumnya terjadi kericuhan pasca pengumuman hasil pemilu serentak,” tutur Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani kepada awak media, usai memimpin apel siaga pasukan gabungan di Mapolda Kalsel, Selasa (28/5/2019).

Dia mengingatkan seluruh personel polisi disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jenderal bintang dua ini pun meminta masyarakat saling dukung menciptakan suasana Kalsel yang kondusif, sehingga bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.“Mari kita sambut Idul Fitri di Kalsel dengan nyaman, aman dan seluruh masyarakat bisa berlebaran dengan bahagia bersama sanak keluarga,” kata Yazid.

BACA : Ada 54 Titik Rawan Lakalantas Jalur Arus Mudik-Balik di Kalsel

Kapolda Kalsel juga menyebut 725 personel yang diturunkan terdiri dari 200 personel dari Polda Kalsel, sisanya 525 personel dari tingkat kewilayahan, baik dari Polres, TNI, Dinas Perhubungan,Dinas PUPR, Pramuka, Basarnas dan lainnya.

Mantan Kapolda Jambi ini juga mengingatkan titik rawan macet di seluruh jalur seperti di depan pusat perbelanjaan, serta titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas sudah dipetakan, sehingga para pemudik dan sopir untuk tetap waspda di jalan

BACA JUGA : Sepanjang 2018, Ada 328 Orang Meregang Nyawa Akibat Lakalantas di Kalsel

Senada itu, Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Muji Ediyanto mengatakan titik rawan kecelakaan lalu lintas itu adalah karena banyak lubang di jalan, kurangnya penerangan lampu jalanan, tikungan tajam dan lainnya. “Untuk jalan yang berlubang, sudah hampir 90 persen telah diperbaiki. Ini tentunya akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” tandasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Balsyi/Asyikin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.