Soal Suksesi 2020, Wakil Walikota Hermansyah Mengaku Fokus Akhiri Tugas

MESKI masuk dalam bursa calon Walikota Banjarmasin, toh Hermansyah mengaku belum tertarik membahas soal suksesi Balai Kota 2020 nanti. Hermansyah berkilah ingin menuntaskan tugasnya bersama Walikota Ibnu Sina agar selesai mewujudkan visi-misi Banjarmasin Baiman.

“JADI, saat ini belum fokus untuk pencalonan. Banyak yang mesti diperbuat selama masa akhir kepemimpinan di Balai Kota. Walau, saat ini mengalami sedikit keregangan, karena beda pilihan terjadi di tengah masyarakat, termasuk parpol,” tutur Hermansyah kepada awak media di Banjarmasin, Senin (27/5/2019).

Ini mengingat, banyak hal yang mesti diperbuat selama masa akhir kepemimpinan. Apalagi pemilu saat ini diakuinya mengalami sedikit kerenggangan. Dalam artian berbeda pilihan masyarakat, termasuk parpol.

Menurut Hermansyah, usai Pemilu 2019, termasuk dirinya sebagai publik figur di Banjarmasin adalah kembali merajut kebersamaan melalui silaturahmi. Dia menepis anjangsana dari satu tokoh ke tokoh lainnya, untuk menggalang dukungan modal maju ke Pilwali Banjarmasin 2020 mendatang.

BACA : PKS Tetap Usung Ibnu Sina, Bursa Calon Walikota Mulai Mengemuka

“Masalah yang didukung atau tidak, itu urusan belakangan. Terpenting, merajut kembali. Seperti suami istri ataupun teman yang berbeda pendapat, itu yang mesti disatukan kembali,” ucap mantan anggota DPRD Kalsel ini beranalog.

Menurut Hermansyah, di bulan Ramadhan merupakan momentum tepat untuk merajut kembali tali silaturrahmi dengan memberikan kesempatan kepada parpol untuk menyelesaikan tugasnya. “Jadi, jangan menebar isu dukungan lah. Kasihan parpol. Ini kan mereka saat ini ada yang sedang menggugat hasil pileg dan pilpres,” ujarnya.

BACA JUGA : RTRW Direvisi, Ibnu-Herman Ubah RPJMD Banjarmasin

Ketua KONI Banjarmasin ini menegaskan, tak mau sama sekali untuk datang bersilaturahmi dalam rangka persiapan pencalonan Walikota-Wakil Walikota Banjarmasin pada suksesi 2020. Melainkan, dirinya ingin merajut kembali tali silaturrahmi. Masalah terpilih ataupun tidak, Hermansyah mengaku tetap berteman dalam satu kesatuan.

“Untuk itu, pimpinan parpol diharapkan bisa menahan diri. Apalagi waktunya masih panjang, yakni satu tahun lebih. Jika ingin mencari figur silakan. Tapi jangan figur yang ada ditonjolkan,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP Kalsel ini.

BACA LAGI : Dari Lima JPO hingga Menyulap Wajah Kelayan Jadi Impian Duet Ibnu-Herman

Hermansyah menginginkan di bulan Ramadhan ini jangan sampai masyarakat berprasangka yang menimbulkan hal kurang baik.  Ambil contoh, ketika ingin datang bersilaturahmi dianggap meminta dukungan. Padahal, ditegaskan Hermansyah tak sedetik pun ada pemikiran seperti itu.

“Misalnya, kami buka puasa di rumah orangtuanya Yamin (Ketua DPD Partai Gerindra Banjarmasin). Meski berbeda parpol, kami tetap bersilaturahmi. Tentunya jika ada undangan, kita siap datang,” kata mantan anggota DPRD Kalsel ini.

Menurut Hermansyah, untuk menyelesaikan tugas pemerintahan, tentunya mesti fokus tanpa adanya pencitraan, lantaran ingin mencalon kembali. “Tentunya kita tak ingin seperti itu. Memang ada saatnya melakukan pencitraan, tetapi bukan saat ini,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news and updates delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time