Alqur’an Kitab Suci yang Komprehensif dan Universal

RATUSAN orang menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Selasa (21/5/2019) malam.

KETUA MUI Kabupaten Banjar HM Fadlan dalam tausyiahnya mengajak umat Islam untuk menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum mengakrabkan diri dengan kitab suci. Beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti tilawah, tadarus, dan menggali nilai-nilai kandungan Alqur’an dalam kehidupan beragama dan berbangsa.

“Semoga kita dapat memetik hikmah dari peringatan Nuzulul Qur’an ini dalam rangka memantapkan tujuan kita hidup bernegara, menguatkan mental dan karakter bangsa menuju Indonesia hebat, maju, berdaulat, mandiri, dan penuh berkah,” katanya.

Ia mengatakan, Alqur’an merupakan kitab suci yang komprehensif dan universal, dimana ajarannya mengatur berbagai aspek kehidupan masyarakat. Nilai-nilai Alqur’an dapat dipakai untuk mencapai kemajuan dan kedamaian. Islam bukan agama yang menjadi ancaman bagi golongan tertentu, tetapi Islam adalah sumber keadilan yang melindungi masyarakat dari tindakan kezaliman, serta membangun keharmonisan antar umat beragama dalam bernegara.

“Peringatan Nuzulul Qur’an memberikan pemahaman kepada kita bahwa Alqur’an diturunkan sebagai jawaban atas kejahiliyahan masyarakat Arab pada saat itu,” ujarnya.

BACA : Islam sebagai Agama Peradaban

Ia menambahkan, zaman diturunkannya Alqur’an merupakan abad terburuk dan terpuruk, di mana tingkat keterpurukan moralitas mencapai titik tertinggi. “Namun kehadiran Alqur’an serta akhlaqul karimah Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin mampu mengubah tatanan sosial dan moralitas kaum jahiliyyah ke arah persatuan dan kemuliaan akhlak,” katanya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, dunia tercipta karena adanya Alqur’an. “Dan malam ini kita memperingatinya. Tetapi kita tentu saja tidak hanya sekedar memperingatinya, tetapi harus dibaca dan dihayati, serta juga terpenting untuk mengaplikasikan ilmu yang terdapat dalam Alqur’an,” katanya.

BACA JUGA : 161 Siswa SDIT Ukhuwah Khataman Alquran, Pemprov Sebut Sesuai Amanat Perda

Menurutnya, Kalsel memiliki masyarakat yang sangat religius dan mayoritas beragama Islam. “Alquran akan membimbing kita dan akan membawa kita dalam kehidupan yang berbahagia. Tidak hanya kebahagiaan di dunia, namun juga kebahagiaan di akhirat kelak,” katanya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani