Pengurus Ponpes Sulaimaniyah Al Husna Adukan Oknum Penutup Jalan ke Polres Banjarbaru

PENGURUS Pondok Pesantren (Ponpes) Sulaimaniyah Al-Husna dan Mesjid Al-Husna yang berada di Jalan Kuranji, Kelurahan Guntung Manggis, akhirnya melapor ke Polres Banjarbaru terkait adanya penutupan jalan menuju mesjid dan ponpes, Selasa (21/5/2019).

PENUMPUKAN batu-batu besar di tengah jalan yang diduga sengaja dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab. Akibatnya, akses jalan terhalang dan menganggu masyarakat yang ingin beribadah ke mesjid dan puluhan santri yang sedang menimba ilmu.

Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Sulaimaniyah Al-Husna Hj  Fauziah dan Hj Hamdanah melaporkan gangguan keamanan yang telah meresahkan para santri dan masyarakat tersebut ke Polres Banjarbaru. Menurut Hj Fauziah, laporan ke Polres Kota Banjarbaru untuk meminta perlindungan hukum dan menindak pelaku yang tidak bertanggungjawab.

BACA : Akses Masuk ke Masjid dan Ponpes Sulaimaniyah Al Husna Ditutup Oknum Tak Bertanggungjawab

“Akibat penumpukan batu yang disengaja untuk menutup akses menuju masjid, maka sebagian warga sulit menunaikan ibadah shalat, bahkan batal shalat di mesjid,” ujar Hj Fauziah didampingi Hj Hamdanah kepada awak media di sela membuat laporan di Polres Banjarbaru, Selasa (21/5/2019).

Mereka mengaku khawatir penutupan jalan menuju Masjid Al-Husna dan Ponpes Sulaimaniyah Al-Husna akan meresahkan para santri dan jamaah. “Kami berharap jalan umum menuju ke masjid dan ponpes segera dibuka. Kalau ada oknum tak bertanggungjawab yang mengganggu,  kami mendapat pelindungan dari aparat kepolisian,”  ujar Hj Hamdanah.

Setelah membuat laporan ke Polres Banjarbaru,  kedua pengurus ponpes dan masjid mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Guntung Manggis Aipda Koersos bahwa jalan segera dibuka. Pembukaan jalan akan dibantu masyarakat dan alat berat dari Denzipur TNI AD.

BACA JUGA : Kagumi SIHARAT, Kapolda Kalsel Ingin Diterapkan di Seluruh Polres

Sore hari sekitar pukul 16.00 Wita, bantuan alat berat yang diupayakan Bhabinkamtibmas Aipda Koersos dari Denzipur TNI mulai mulai. Mereka pun menyingkirkan bongkahan batu besar penutup jalan menuju masjid. Setelah bekerja sekitar satu jam lebih dengan alat berat, akhirnya akses jalan menuju masjid dan ponpes terbuka. Hal ini langsung disambut gembira warga sekitar bersama para santri.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi GS