KNPI Kalsel Sampaikan Dukungan bagi Mahkamah Konstitusi

KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Selatan menggelar audiensi serta menyampaikan aspirasi dan dukungan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) RI di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

DELEGASI KNPI, termasuk Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM KNPI Kalsel Muhammad Imam Satria Jati, yang diterima langsung Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI  Dr Anwar Usman didampingi  Wakil Ketua MK Prof Aswanto.

Saat berada di Gedung MK,  Ketua MK Anwar Usman dan Wakil Ketua MK Aswanto menyampaikan bahwa masa depan bangsa ini salah satunya ditentukan oleh pemuda. Untuk itu, Mahkamah Konstitusi berharap dapat kerkolaborasi dengan organisasi kepemudaan terutama dalam menjaga amanah UUD 1945 serta konstitusi negara.

BACA : Insiden Kematian Pengunjung THM, KNPI Kalsel : Tutup Permanen THM

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM KNPI Kalsel Imam Satria Jati mengatakan kedatangan pihaknya ke MK untuk menyampaikan aspirasi sekaligus dukungan dari KNPI kepada MK untuk menjalankan tugasnya hingga tuntas. Terlebih, ke depan MK akan menghadapi kemungkinan gugatan usai Pemilu 2019.

“MK tidak lama lagi akan menghadapi tugas berat karena harus menyelesaikan sengketa hasil Pemilu,” kata Imam bercerita kepada jejakrekam.com, Jumat (17/5/2019).

Dia mengatakan, MK akan menjadi sorotan bukan hanya dalam negeri namun juga luar negeri, karena akan menyelesaikan sengketa Pemilu 2019 yang penuh dengan dinamika itu.

BACA JUGA : Ketua KNPI Kalsel: Pemuda Banua Jangan Lagi Jadi Objek Politik

“Selain menyampaikan aspirasi dan dukungan, KNPI juga menjajaki kerjasama antara MK dan KNPI, seperti pelatihan advokat muda yang tergabung dalam KNPI, bimtek wawasan kebangsaan, hingga pelatihan penulisan jurnal konstitusi,” ucapnya.

Imam mengungkapkan, salah satu usulan yang datang dari KNPI Kalsel adalah debat konstitusi antar OKP, sebab selama ini debat konstitusi biasanya hanya antar mahasiswa.  “Hal ini disambut baik seluruh teman-teman diKNPI. Diwakili bidang hukum, kami akan segera merealisasikan kerjasama dengan MK,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani