Rencana Sewa Ruko, Pelayanan Puskesmas Kayutangi Tak Boleh Dihentikan

TERBAKAR pada Rabu (8/5/2019) malam, Puskesmas Kayutangi, di Jalan Cemara Raya, otomatis operasionalnya lumpuh. Bahkan, kerugian akibat amukan si jago merah itu miliran rupiah, karena ada beberapa peralatan medis turut terbakar.

WALIKOTA Banjarmasin Ibnu Sina pun memerintahkan agar pelayanan kesehatan sementara dipindahkan ke puskesmas terdekat. Apalagi, selama ini, cakupan pelayanan Puskesmas Kayutangi untuk warga Kelurahan Sungai Miai dan sekitarnya.

Dua puskesmas terdekat adalah Puskesmas S Parman dan Puskesmas Sungai Jingah. Dengan tingkat kerusakan usai terbakar mencapai 70 persen, Pemkot Banjarmasin berencana merancang ulang bangunan Puskesmas Kayutangi.

BACA : Pelayanan Kesehatan PKM Kayu Tangi Dialihkan ke Puskesmas S Parman dan Sungai Jingah

Ini setelah mengukur luas area, termasuk berada satu kawasan dengan mushala dan taman kanak-kanak (TK). Walikota Banjarmasin pun menugaskan Lurah Sungai Miai dan Camat Banjarmasin Utara untuk mengkomunikasikan rencana pembangunan ulang Puskesmas Kayutangi tersebut. Sumber dananya akan diusulkan dalam APBD Banjarmasin murni tahun 2020.

Usai dilantik Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr Machli Riyadi menyatakan rencananya untuk mengunjungi Puskesmas Kayutangi yang terbakar pada Rabu (15/5/2019) nanti. Kunjungan ini untuk mengadvokasi dan mendata ulang apa yang menjadi kendala sehingga tak bisa beroperasi.

“Meski bangunannya terbakar, tapi pelayanan kesehatan tak boleh berhenti. Misalnya dengan memanfaatkan rumah dinas di samping puskesmas atau menyewa ruko di Jalan Adhyaksa,” ucap Machli.

BACA JUGA : Jelang Tarawih, Puskesmas Kayu Tangi Terbakar

Ia menambahkan, kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan tidak boleh terhenti. Jika nantinya semua operasional Puskesmas Kayutangi dipusatkan di ruko, Machli akan segera mengkonsultasikan anggarannya dengan Badan Keuangan Daerah (Bakueda) Banjarmasin.

“Apakah nanti sewa ruko, tentu dananya harus dikonsultasikan ke Bakueda. Yang pasti, pelayanan Puskemas Kayutangi tak boleh dihentikan,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS