Lengkapi Pelayanan, RS Ansari Saleh Segera Siapkan Lima Unit Alat Cuci Darah

UNTUK meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien, rencananya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Moch Ansari Saleh, dalam waktu dekat akan melengkapi sarana dan peralatan medisnya, berupa perangkat hemodialisis atau alat cuci darah sebanyak lima unit.

NAMUN, untuk pemenuhan perangkat tersebut, pihak rumah sakit akan melakukan kerjasama operasional (KSO)  dengan pihak ketiga, sebagai penyedia peralatan dan pihak rumah sakit sebagai penyedia tempat dan tenaganya.

BACA: Kenang Dr H Moch Ansari Saleh Direncanakan Bikin Patung Setengah Badan

Rencana tersebut, terungkap saat jajaran pimpinan rumah sakit terbesar ke dua di Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan ekspos program kepada tim TP4D Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel di Aula Kejati di Banjarmasin.

Direktur RSUD,  Dr H Moch Ansari Saleh, Dr dr Izaak Zoelkarnain Akbar Sp OT,FIC,I, usai ekspos membenarkan adanya untuk menyediakan perangkat pengobatan homodialisis tersebut. Selain untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sebut dia, langkah yang ditempuh juga merupakan salahsatu tahapan pemenuhan serta kesiapan untuk menuju akreditasi rumah sakit yang lebih tinggi lagi.

“Jadi kita akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi. Salahsatunya yaitu melengkapi sarana prasaran alat kesehatannya,” kata dia.

BACA JUGA: Menuju Taraf Internasional, Paman Birin Siap Dukung RSUD Ansari Saleh

Disinggung tujuan ekspos ke tim TP4D kejaksaan, Dr Izaak  menegaskan tak lain untuk meminta pendapingan agar program kerja yang dijalankan sesuai aturan yang berlaku. ”Kita minta pendampingan supaya sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Kepala Seksi (Kasi) TP4D Kejati Kalsel, M Fadlan, membenarkan jika pihak rumah sakit mengekspos rencana penyedian perangkat alat cuci darah tersebut. Adapun tujuan dieksponya program tersebut untuk menjelaskan kepada tim, untuk meminta pengawalan dalam prosesnya nanti, “Kita siap memberikan bantuan hukum agar prosesnya sesuai dengan ketentuan,” pungkas Fadlan. (jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Fahriza