Samahuddin Desak Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur Segera Mengundurkan Diri

TERUNGKAPNYA hubungan keluarga Ketua KPU Kota Banjarmasin Gusti Makmur dengan calon legislatif (caleg) Partai Amanat Nasional (PAN) Abdul Muis dalam bingkai menantu dan mertua, mendapat reaksi keras dari Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalimantan Selatan.

KOORDINATOR Presidium JaDI Kalsel Dr Samahuddin Muharram mendesak agar KPU Provinsi Kalimantan Selatan segera mengambil tindakan tegas.

“Semua penyelenggara pemilu yang mempunyai hubungan  keluarga dengan caleg,  apalagi pengurus partai harus mengundurkan diri. Soalnya, hal ini terkait dengan etik seorang penyelenggara pemilu,” ucap Samahuddin Muharram kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Rabu (8/5/2019).

BACA : Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur Akui Abdul Muis Mertuanya

Mantan Ketua KPU Provinsi Kalsel ini menegaskan sebelum terpilih menjadi penyelenggara pemilu diwajibkan bagi semua calon komisioner untuk membuat surat pernyataan bahwa mereka tidak mempunyai hubungan keluarga sesama penyelenggara, apalagi dengan pengurus partai.

“Nah, kalau pun itu baru ketahuan sekarang, maka maka saatnya yang bersangkutan untuk mengundurkan diri,” tegas Samahuddin.

BACA JUGA :  Ketua KPU Banjarmasin Diminta Umumkan Hubungan dengan Caleg PAN

Apakah ada kesalahan dari tim seleksi calon anggota KPU Kota Banjarmasin dalam proses rekrutmen? Menurut Samahuddin, bukan kesalahan dari timsel yang tak menelusuri rekam jejak calon komisioner, namun justru mengemuka adalah ketidakjujuran yang bersangkutan.

“Seharusnya dari awal, mereka itu harus jujur untuk tidak mengikuti proses seleksi dari awal saat melamar jadi calon komisioner KPU,” cetus Staf Khusus Gubernur Kalsel Bidang Politik ini.

Samahuddin berpendapat jika sekarang telah terbuka di tengah publik hubungan antara Gusti Makmur selaku Ketua KPU Kota Banjarmasin dengan Abdul Muis, caleg PAN yang kini anggota DPRD Banjarmasin, konsekuensi logisnya adalah harus mengundurkan diri.

“Sebelum masuk dalam sidang kode etik, maka KPU Kalsel harus berani ambil tindakan tegas  untuk  melakukan pemecatan. Baru, masalah ini diadukan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Jadi, tidak perlu menunggu laporan masyarakat,” imbuh Samahuddin.

BACA LAGI : Kecuali PAN, Wajah Lama Mendominasi Caleg Terpilih DPRD Banjarmasin

Sebelumnya dalam surat pernyataan terbukanya, Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur mengakui hubungan dirinya caleg PAN, Abdul Muis yang merupakan mertunya. Desakan untuk mengumumkan secara terbuka ini datang dari Ketua Bawaslu Banjarmasin Muhammad Yasar yang langsung melayangkan surat ke yang bersangkutan, hingga mengorek keterangan dari koleganya di KPU Banjarmasin.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS