Pimpin Apel Hari Otda, Wagub Berpesan Layani Masyarakat dengan Baik

WAKIL Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan menjadi pembina upacara Peringatan Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah ke-23 tahun 2019 di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru,  Senin (6/4/2019).

MENURUT Rudy, upacara ini merupakan momentum bagi jajaran pemerintahan untuk menghayati pembangunan dalam sektor pendidikan dan perjalanan otonomi daerah yang telah dilaksanakan.

BACA: Pasar Wadai Alternatif Wisata Kuliner Tradisional Banjar

“Semoga upacara ini dapat menggugah semangat kita bersama, untuk cepat bergerak dalam melanjutkan pembangunan pendidikan yang lebih berkualitas dan penyelenggaraan otonomi daerah yang lebih baik,” ucap Rudy.

Ia juga menyampaikan dalam perspektif Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) berfokus dalam penguatan pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

“Pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur,” katanya. Pada upacara tersebut, Rudy juga menyampaikan beragam penghargaan yang berhasil diraih Pemprov Kalsel bersama dengan masyarakat.

BACA JUGA: Rekatkan Kebersamaan dengan Makan Bersama di Atas Daun Pisang

Penghargaan tersebut menunjukkan kemandirian pengelolaan keuangan di daerah, di antaranya raihan WTP selama 4 tahun berturut-turut, memperoleh Sakip dengan nilai A, serta berbagai keberhasilan lain yang dibuktikan dengan lebih dari 50 penghargaan yang diraih selama 3 tahun terakhir.

Walau demikian, ia tetap menegaskan kepada ASN lingkup Pemprov Kalsel agar tidak puas dengan hasil yang telah diraih. Sebab, kata dia, peningkatan kinerja pelayanan secara profesional sangat dipelukan untuk terus memajukan Banua.

“Mari kita mantapkan lagi otonomi daerah, kita layani masyarakat dengan baik, kita kelola pemerintahan secara profesional, kita kelola keuangan daerah secara efektif, efisien dan akuntabel,” tegas Rudy Resnawan.(jejakrekam)

Penulis Cindi (Biro Humpro Kalsel)
Editor Fahriza