Insiden Kematian Pengunjung THM, KNPI Kalsel : Tutup Permanen THM

WARGA Banjarmasin geger dengan meninggalnya PA, perempuan muda yang diduga mengalami overdosis narkoba di sebuah THM di Banjarmasin, Sabtu (4/5/2019) lalu.

KETUA DPD KNPI Kalsel Fazlur Rahman menduga kematian gadis itu disebabkan kelalaian pengelola THM. “Dengan peristiwa ini, kami meminta kepada kepolisian Kalimantan Selatan untuk melakukan serangkaian penyelidikan yang ketat terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba atau obat-obatan terlarang di THM HBI ini,” ucap Fazlur Rahman dalam rilisnya yang diterima jejakrekam.com, Minggu (5/5/2019).

Fazlur mengatakan, jika pengelola THM terbukti melakukan kelalaian maka selayaknya untuk diminta pertanggungjawaban secara pidana karena menyebabkan hilangnya nyawa orang lain.

“Kami mendesak kepada Pemerintah Kota Banjarmasin dan DPRD Kota Banjarmasin untuk lebih ketat mengawasi pelaksanaan Perda THM dan praktik pelaksanaannya mengenai jam kerja atau penertiban pengunjung THM,” ucap pengacara muda ini.

Mantan Ketua BEM FH ULM ini menyebut insiden kematian PA sebagai pelajaran untuk lebih menyadari bahayanya THM bagi generasi muda.

“Kita bersama-sama untuk mengawasi praktek THM di Banjarmasin yang diberi slogan Kota Baiman ini, mengingat telah banyaknya laporan bahwa bebasnya peredaran narkoba di THM dan bebasnya anak di bawah umur untuk masuk menikmati THM,” ucap Fazlur.

Kandidat doktor Unair ini memastikan KNPI akan mengawal kasus kematian PA hingga tuntas di setiap proses penanganan perkara.

Fazlur mengapresiasi Pemkot Banjarmasin menerapkan Perda larangan operasional THM selama Ramadhan. Namun dengan kejadian ini, KNPI akan melakukan kajian, diskusi dan mengadvokasi bersama-sama ormas lain tentang mudharatnya THM bagi Banua, karena di lingkungan THM diduga menjadi sarang peredaran narkoba, minuman keras dan pergaulan bebas.

“Untuk itu dalam rangka melindungi generasi muda Banua, kami menyatakan sikap bahwa THM di Banjarmasin tidak hanya ditutup pada Ramadhan, tapi harus ditutup selama-lamanya,” tegas Fazlur.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani