Kecuali PAN, Wajah Lama Mendominasi Caleg Terpilih DPRD Banjarmasin

WAJAH wakil rakyat di DPRD Kota Banjarmasin agaknya masih didominasi wajah lama. Meski, tak sedikit pendatang baru yang hadir. Namun, mayoritas para calon legislator terpilih hasil Pemilu 2019 dari lima daerah pemilihan (dapil) Banjarmasin, menyajikan wajah baru, terutama parpol pemenang, Partai Amanat Nasional (PAN).

DI BANJARMASIN Utara, yang menyediakan 10 kursi, PAN memuncaki raihan suara dengan 11.684 suara. Disusul Partai Gerindra dengan 11.714 suara, 8.649 suara PKS, 7.434 suara PDI Perjuangan, dan urutan kelima Partai Golkar dengan 7.128 suara, Partai Demokrat (5.740 suara), Partai Bulan Bintang (PBB) 4.021 dan juru kunci Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 3.900 suara. Hampir dipastikan PAN dan Gerindra akan merebut  dua kursi di dapil Banjarmasin Utara. Raihan suara parpol peserta di empat dapil lainnya, tak berbeda dengan dengan wilayah utara.

Ini karena kemenangan PAN ini juga merata di seluruh dapil yang ada di ibukota Provinsi Kalimantann Selatan. Tak mengherankan, jika ada yang memprediksi PAN akan bisa merebut sedikitnya 9 kursi.

BACA : Pemilu di Banjarmasin Tak Ada Juara Bertahan

Lantas siapa saja yang diprediksi menduduki kursi DPRD Banjarmasin periode 2019-2024? Dari nama-nama yang beredar dari PAN disebut dua calon petahana, Faisal Hariyadi dan Abdul Muis yang bertahan, sedangkan tujuh kursi diisi pendatang baru seperti Hj Syarifah Saqimah, Amelia Handayani, Harry Wijaya (Ketua DPD PAN Banjarmasin), Afrizal Ayesinena, Istiqomah, Mira Farialni dan Hj Rinda Herliani.

Sementara, Partai Golkar diprediksi hanya bisa mempertahankan enam kursi dari 8 kursi yang direbut pada Pemilu 2014 lalu. Hasil Pemilu 2019 ini disebut-sebut akan mengantarkan Hj Ananda (Ketua DPRD yang juga Ketua DPD Partai Golkar Banjarmasin) kembali menjabat wakil rakyat. Lalu, sang sekretaris Matnoor Ali, dan wajah-wajah lama seperti Noorlatifah, HA Rudiani dan Dharma Sri Handayani. Hanya Sukhrowardi yang lolos dari dapil Banjarmasin Utara melenggang ke DPRD Banjarmasin hasil Pemilu 2019, mengalahkan para petahana dari dapil tersebut.

BACA JUGA : Jadi Jawara, Kursi Ketua DPRD Banjarmasin Dipastikan Milik PAN

Fenomena mengejutkan datang dari Partai Gerindra. Berawal hanya empat kursi, kini bertambah dua kursi. Mereka yang diprediksi bertahan di DPRD Banjarmasin mewakili Gerindra adalah M Yamin (Ketua DPD Partai Gerindra Banjarmasin), Muhammad Isnaini, Siti Rahmah. Sisanya, tiga nama wajah baru; Hari Kartono, Mahmudah dan Gusti Yasni.

Dari PKS, ternyata juga masih dijejali figur lawas seperti Awan Subarkah (Sekretaris DPW PKS Kalsel), Aliansyah, Mathari, dan Mushaffa Zakir bertahan di DPRD Banjarmasin hasil Pemilu 2019. Pendatang baru hanya satu adalah Wahid.

Bagaimana dengan PKB? Nama caleg unggulan seperti Zainal Hakim bertarung di dapil Banjarmasin Utara dan Zainal A Husni (dapil Banjarmasin Timur) diprediksi masih bertahan di dewan. Di samping keduanya, ada Deddy Sophian dan dua kursi yang diisi Hilyah Aulia (Ketua DPC PKB Banjarmasin) bersama Rahman Nanang Riduan.

Begitupula, PDIP masih didominasi caleg lawas yang diprediksi terpilih seperti Muhammad Nasir (Banjarmasin Selatan), Taufik Husin (Banjarmasin Utara), Tugiatno (Banjarmasin Timur) dan Suyato alias Awi (Banjarmasin Tengah). Baru dari dapil Banjarmasin Barat, mencuat nama Saut Nathan Samosir, sang pengusaha ekspedisi ini diprediksi sebagai caleg terpilih dari PDIP.

BACA LAGI : Efek Kemenangan Prabowo-Sandi, Gerindra Melonjak, PPP Kehilangan Tiga Kursi

Di deretan caleg terpilih Partai Demokrat yang diperkirakan sukses di Pemilu 2019 hanya dua tersisa, yakni Bambang Yanto Purnomo (Ketua DPC Partai Demokrat Banjarmasin) berlaga di dapil utara dan Abdul Gais, bertarung di timur. Tiga kursi Demokrat bakal diisi M Syafrullah, Adi Junaidi dan Gusti Yuli Rahman.

Agak memiriskan tentu saja PPP. Pernah jadi jawara Pemilu 2004, hingga Pemilu 2014 lalu bisa merebut satu kursi pimpinan dewan, kini terseok-seok. PPP harus kehilangan tiga kursi dari Pemilu 2019, hingga menyisakan bakal caleg terpilih dari Banjarmasin Barat, Arufah Arief dan wilayah selatan diwakili Muhammad Rasyid Ridha.

Menariknya, nama HM Ismail Iberahim yang memilih hijrah dari dapil Banjarmasin Selatan ke Banjarmasin Utara justru disebut-sebut bakal terpilih dengan modal suara 4 ribu lebih hasil Pemilu 2019. Terakhir, nama Yunan Chandra, politisi gaek Golkar yang hengkang ke Partai Nasdem ini disebut bakal mengisi kursi DPRD Banjarmasin, hingga menggenapi 45 wakil rakyat.

BACA LAGI : 11 Parpol Pertahankan Incumbent, Perebutan 45 Kursi DPRD Banjarmasin Diprediksi Seru

Caleg DPRD Banjarmasin dari Partai Golkar, Sukhrowardi pun mengakui laga dalam Pemilu 2019 ini sangat sengit, meski kalah pamor dengan pertarungan pilpres.

“Ya, kita masih menunggu hasil resmi dari KPU Kota Banjarmasin mengenai raihan suara parpol di Pemilu 2019. Yang pasti, berdasar perhitungan internal partai, tentu sudah mengetahui siapa saja yang akan terpilih dari pemilu ini,” beber Sukhrowardi kepada jejakrekam.com. Jumat (4/5/2019).

Sebagai pendatang baru di DPRD Banjarmasin jika nantinya ditetapkan sebagai calon terpilih dan dilantik, Sukhrowardi pun mengatakan banyak hal yang harus dipelajari dan diperjuangkan. “Apalagi di Partai Golkar sendiri, wakil rakyat terpilih merupakan calon petahana. Tentu, kami bisa sharing nanti,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Didi GS/Arpawi
Editor Didi G Sanusi