Donasi Korban Longsor Pumpung, Seniman Banjarbaru Helat Pentas Seni

SENIMAN Kota Banjarbaru kembali mengasah empati publik terhadap para korban longsor pendulangan intan di Desa Pumpung, Kecamatan Cempaka, beberapa waktu lalu dengan menggelar pentas seni di Mingguraya, Banjarbaru, Senin (29/4/2019) malam.

UNTUK menggalang donasi dan meringankan keluarga korban tanah longsor di lokasi pendulangan Pumpung, Cempaka, para seniman di Kota Banjarbaru menampilkan atraksi seni. Sedikitnya, ada 15 penampilan seni yang disuguhkan sekaligus mengajak kepedulian warga Banjarbaru untuk berderma.

Sejumlah seni ditampilkan, di antara seni tari dan musik tradisional Banjar dan Dayak, syair Marhaban ya Ramadhan dan seni lain yang memukau di atas panggung sederhana itu.

BACA : Berisiko Tinggi, Penambang Intan di Pumpung akan Dialihkan Jadi Peternak Itik

Panitia Kegiatan Pentas Seni dan Donasi Kita untuk Pumpung, Saleh Alkatiri mengatakan, pentas seni digelar murni untuk membantu keluarga korban tertimbun longsor.

“Ada lima kepala keluarga yang meninggal akibat longsor di pendulangan Pumpung Cempaka. Keluarga korban butuh bantuan dan kita berusaha membantu dengan mengumpulkan sumbangan masyarakat di pentas seni ini,” ucap Saleh Alkatiri kepada awak media di Banjarbaru.

Menurut Saleh, dana yang terkumpul segera pihaknya salurkan kepada keluarga korban. Selain itu, menurut dia, para seniman yang tampil pada pensi ini tidak menerima honor dan mereka tampil memang untuk amal.

BACA JUGA : Pumpung Kembali Telan Korban, Lima Pendulang Tertimbun Tanah Longsor

Saleh Alkatiri mengungkapkan, ada banyak pihak yang terlibat pada pentas seni untuk amal di Mingguraya ini. Misalnya, Dewan Kesenian Kota Banjarbaru, Radar Banjar Peduli (RBP), Sanggar Kemilau Intan, PPMI Kalsel, Pewadahan Nanang Galuh Banjarbaru, Lima Serangkai, Priduction, ABEGE 76 Photografi serta Dewan Kesenian Kota Banjarbaru.

“Pada pentas seni untuk amal ini kami mengangkat tema Kita untuk Pumpung dan alhamdulillah berjalan lancar,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi GS