Unjuk Keragaman Banua, 54 Sanggar Tari Beratraksi di Bakhtiar Sanderta

PERAYAAN Hari Tari Dunia (THD) diperingati Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan dengan menghelat pagelaran tari yang diikuti 54 sanggar seni dari 13 kabupaten dan kota se-Kalsel di Panggung Bakhtiar Sandera, Jalan Brigjen H Hasan Basry, Banjarmasin, Sabtu (27/4/2019) malam.

AGENDA peringatan THD ini dicetuskan pertama kali pada 2015 silam. Sebagai bagian dari dunia seni, Taman Budaya Provinsi Kalsel pun menggelar pementasan tari bertema ‘Menuai Indah Ragam Banua’. Apalagi, tarian yang ditampilkan sangat atraktif baik tradisional maupun modern, menggambarkan pluralitas kultur yang ada di Banua.

Sejumlah sanggar yang namanya sudah melambung seperti Sanggar Paris Barantai, Sanggar Seni Nuansa, dan Posko La-Bastari pun disuguhkan membuka pentas hari tari dunia.

BACA : Diawali Tarian Putri Bulan, Peringatan Harjad Balangan ke-16 Meriah

Kepala Taman Budaya Provinsi Kalsel, Suharyanti menyebut pementasan HTD dilangsungkan selama dua hari hingga Minggu (28/4/2019) malam. Ia mengatakan perayaan puncak akan diramaikan dengan lebih banyak lagi sanggar karena hari pertama HTD cuma dibuka 12 komunitas seni.

“Nanti ada sekitar 40-an yang tampil lagi. Jadi ini baru awal. Puncaknya besok hari. Semua jenis tari tradisional asal Kalsel akan ditampilkan dalam perayaan HTD ini,” ujar Suharyanti kepada awak media usai pementasan.

BACA JUGA : Nama Bakhtiar Sanderta Kini Menghiasi Panggung Terbuka Taman Budaya

Menurut Suharyanti, momen HTD bisa dijadikan sebagai ajang untuk memacu pelestarian seni tari yang ada di Banua. Ia sendiri tak terlalu mempermasalahkan dengan hadirnya tarian-tarian modern yang mengiringi.

“Jadi, baik tarian tradisional maupun tari modern akan ditampilkan oleh mereka. Kami sangat terbuka dengan orang-orang yang melestarikan seni gerak di Banua,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Siti Nurdianti
Editor Didi GS