Rizaldi, Anggota KPPS 12 Guntung Payung Dapat Santunan dari Wakil Walikota Banjarbaru

AWAN duka masih menggelayut di lembaga penyelenggara Pemilu 2019. Satu per satu, para petugas di lapangan yang selama ini menjalankan proses pemungutan dan penghitungan suara Rabu 17 April 2019, mengalami sakit dan hingga meninggal dunia. Kali ini, kabar duka itu datang dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

ANGGOTA Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Muhammad Rizaldi yang bertugas di TPS 12, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru, Sabtu (27/4/2019), menghembuskan nafas terakhirnya. Ini setelah, Rizaldi sempat dirawat di RS Kartika Banjarbaru, usai bertugas sebagai anggota KPPS yang harus sehari dan semalam suntuk.

Saat melayat ke rumah duka di Jalan Bina Putra, Kelurahan Guntung Payung, Minggu (28/4/2019), Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan pun mengaku turut berduka

BACA : Satu Demi Satu Pejuang Demokrasi Berjatuhan, KPU Usahakan Beri Santunan

“Sebagai bentuk bela sungkawa, baik secara pribadi maupun atas nama Pemkot Banjarmasin akan memberi santunan kepada keluarga almarhum,” ucap Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan kepada awak media.

Sebagai pejuang demokrasi, Darmawan menilai apa yang dilakukan almarhum Rizaldi patut diapresiasi. Menurut dia, tugas yang dijalani almarhum sungguh berat untuk memperjuangkan agar demokrasi berjalan dengan jujur dan adil terutama di tempat pemungutan suara (TPS) yang dijaganya.

BACA JUGA : Eko Mukti, Anggota KPPS di Palangka Raya Meninggal   

“Kami memberi santunan secara pribadi. Pemkot Banjarbaru juga siap memberi santunan kematian yang merupakan program kerja pemerintah kota. Kami juga menunggu instruksi dari pemerintah pusat untuk memberi santunan bagi para pejuang demokrasi seperti almarhum Rizaldi,” tutur Ketua DPC PPP Kota Banjarbaru ini.

Darmawan pun berdoa semoga amal ibadah yang baik diterima Allah SWT dan keluarga almarhum diberi ketabahan. “Bagaimana pun Allah SWT selalu sayang kepada hambaNya. Kita berdoa semoga para pejuang demokrasi ini benar-benar mendapat perhatian dari pemerintah pusat atas suksesnya pemilu serentak pada 9 April lalu,” pungkasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Balsyi
Editor Didi GS