Dirgahayu

Dulu Mendominasi Parlemen, Suara Golkar Meredup di Banjarmasin

PARTAI Golongan Karya (Golkar) diprediksi tak lagi mendominasi kursi di tingkat DPRD Kota Banjarmasin. Menguatnya suara parpol oposisi seperti Partai Amanat Nasional (PAN) dan sejumlah parpol ‘papan tengah’ lainnya menjadi pemicu melorotnya kekuatan partai berlambang pohon beringin dalam tubuh parlemen.

KETUA DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, Ananda pun tak menepis fakta menurunnya dominasi kekuatan partainya. Meski belum ada keputusan dari pleno di setiap kecamatan, Ananda melihat dan meraba bahwa PAN akan menjadi partai pemenang.

“Jadi, belum bisa dikatakan bahwa Partai Golkar mendominasi di Banjarmasin, meski di 2014 meraup suara terbanyak,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (26/4/2019).
BACA : Jadi Jawara, Kursi Ketua DPRD Banjarmasin Dipastikan Milik PAN

Kendati demikian, Ananda menganggap di beberapa daerah pemilihan (dapil) masih bisa mempertahankan raihan suara. Misalnya di dapil Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Barat yang dinilainya masih konsisten dengan perolehan suara pada Pemilu 2014.

“Memang masih ada beberapa dapil yang memang sistemik penurunan suara itu. Tentunya ini akan jadi bahan evaluasi dan kami tidak bisa memutuskan apa penyebabnya,” ujarnya.

BACA : Pemilu di Banjarmasin Tak Ada Juara Bertahan

Meski diprediksi kalah dominasi, ia masih menaruh harapan Partai Golkar masih memiliki peluang dan berfokus pada pemilihan kepala daerah (Pilkada), lantaran beberapa tahun lalu tidak bisa bertarung karena adanya dualisme.

“Mudah-mudahan di tahun 2020 nanti Pilkada, Partai Golkar bisa menjadi salah satu kontestannya,” ucapnya.(jejakrekam.com)

Penulis Arpawi
Editor Andi Oktaviani