Habiskan Rp 3,5 Miliar, Kini RSJD Sambang Lihum Dilengkapi Taman Anti Stres

KINI Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Sambang Lihum dilengkapi taman anti stres diberi nama Taman Mandiri Jendela Jiwa. Taman yang didesain ala sirkuit berdiri di atas kolam bak terapung itu diresmikan Asisten Administrasi Setdaprov Kalsel Heriansyah mewakili Gubernur Sahbirin Noor di rumah sakit khusus Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Senin (22/4/2019).

“TAMAN anti stres ini dibangun sejak 2018 lalu. Kemudian, pada tahun ini dilakukan penyempurnaan hingga diberi nama Taman Mandiri Jendela Jiwa. Total pembangunan berikut fasilitas pelengkapan menghabiskan dana sekitar Rp 3,5 miliar,” ucap Direktur RSJD Sambang Lihum, dr IBG Dharma Putra kepada wartawan.

Dia mengklaim taman yang ada di RSJD Sambang Lihum ini merupakan satu-satunya taman anti stres di Indonesia, karena dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti sport area untuk berbagai fungsi, tak hanya menyegarkan jiwa atau anti stres juga fungsi lainnya.

BACA : Caleg Stres Bisa Gunakan BPJS di RSJ Sambang Lihum

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten HST ini mengatakan taman ini juga dirancang tak sekadar menghilangkan stres juga bisa wahana kreasi seni anak muda, karena bisa digunakan publik. “Memang, taman ini diperuntukkan bagi terapi kejiwaan pasien, tapi bisa dipakai masyarakat umum,” tutur Dharma.

Menurut dia, dengan rancangan khusus di area utama berupa alur jalan yang dibangun secara melingkar dengan tofografi yang terus menurun. Bagian dasarnya berupa kolam ikan dilengkapi vegetasi khas tropis seperti teratai dan kayu galam.

Bahkan, air mancur yang terletak di tengah area taman kian menambah keindahan yang tersaji. Juga ada semprotan embun di tiap resort yang terletak di bagian atas. Termasuk, sound system juga telah terpasang mengalunkan lagu-lagu penenang jiwa.

BACA JUGA : Jalani Rehabilitasi, 14 Tersangka Pesta Sabu Dikirim ke RSJ Sambang Lihum

“Makanya, pasien atau pengunjung akan dipandu petugas khusus menapaki jalan melingkar tersebut, bergerak berlawanan arah jarum jam. Saat itu pula lantunan pesan-pesan religius akan diperdengarkan,” bebernya.

Dharma menyebut jika pengunjung mengikuti semua petunjuk dan panduan pemandu selama berada di taman tersebut, maka saat keluar dari taman bakal merasakan romansa hati yang riang dan penuh semangat. “Bila semua mengalami suasana hati yang suntuk atau stres, bisa tersembuhkan,” ucapnya.

Dharma pun menceritakan ide membuat taman anti stres ini ketika dirinya berkunjung ke Hawai, beberapa waktu lalu. Di tempat itu, ada layanan sebuah poliklinik menawarkan konsep pelayanan kesehatan yang maksimal. “Lalu, saya a modifikasi dengan taman yang dilengkapi fasilitas dimana ketika pasien mengitari taman bisa menyembuhkan dirinya sendiri,”paparnya.

BACA LAGI : RSJD Sambang Lihum Canangkan Zona Integritas

Dharma juga menyebut taman tersebut juga dilengkapi beberapa gazebo yang punya fungsinya,  ada yang terapi pakai semburan air serta menggunakan bisikan terapi Alquran.

“Taman anti stres di RSDJ Sambang Lihum ini merupakan satu-satunya rumah sakit jiwa bebas asap rokok. Kami juga menjalin kerjasama dengan klub sepakbola PS Barito Putera, untuk alat pengukur gizi tercanggih di Pulau Kalimantan,” tutur Dharma.

Dia berharap dengan adanya fasilitas baru bernama Taman Mandiri Jendela Jiwa, bisa menjadi nilai positif dan bermanfaat bagi warga dan masyarakat sekitar rumah sakit khusus ini.

BACA LAGI : RSJ Sambang Lihum Lakukan Peningkatan Demi Pertahankan Tipe A

Sementara itu, Asisten Adminstrasi Umum Setdaprov Kalsel, Heriansyah mengapresiasi RSJD Sambang Lihum yang terus berinovasi dan melakukan terobosan khususnya terkait dengan pelayanan kesehatan jiwa di Provinsi Kalsel.  “Dengan hadirnya Taman Mandiri Jendela Jiwa ini, akan semakin mengokohkan RSJD Sambang Lihum sebagai rumah sakit tipe A dan terakreditasi paripurna,” ujarnya.

Dia berharap nantinya Taman Mandiri Jendela Jiwa dapat dimanfaatkan sebaik- baiknya dan peruntukannya seluas- luasnya bagi warga untuk terapi kesehatan jiwa.

“Makanya, taman ini harus dirawat dan dijaga bersama , terus kembangkan potensi taman ini, sehingga memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan kesehatan jiwa di Kalsel,” imbuh Heriansyah.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS