Walikota Nadjmi Adhani Pastikan Relokasi Pasar Bauntung Sudah Siap

MESKI masih mendapat banyak penolakan dari pedagang Pasar Bauntung, Pemkot Banjarbaru tetap lanjutkan relokasi pasar itu dari lokasi awal di Jalan Achmad Yani ke Jalan RO Ulin. Bahkan, saat ini, pembangunan pasar itu sudah siap untuk dilelang dan digarap pihak ketiga.

WALIKOTA Banjarbaru Nadjmi Adhani di sela peringatan Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-20 kembali menegaskan rencana relokasi pedagang Pasar Bauntung. Bahkan, Nadjmi menegaskan dalam waktu secepatnya melelang proyek pembangunan pasar yang baru untuk tempat relokasi pedagang.

“Kami secepatnya akan melakukan proses lelang proyek pembangunan pasar yang baru,” ujar Walikota Nadjmi Adhani kepada awak media di Banjarbaru, Jumat (19/4/2019).

BACA : Tak Berdaya Tolak Relokasi, Pedagang Pasar Bauntung : Senjata Kami Tinggal Doa

Pada kesempatan itu, mantan Camat Landasan Ulin ini mengingatkan agar para aparatur sipil negara (ASN) yang nantinya berupaya memiliki kios di pasar yang akan dibangun tetap terlarang.  Ia memastikan pasar yang baru dibangun khusus untuk pedagang yang bersedia relokasi.

“Saya tegaskan agar tidak ASN ikut-ikutan untuk memiliki kios di sini,” ucapnya, lantang sembari memperlihatkan maket baru Pasar Bauntung yang baru.

Sebelumnya, ratusan  pedagang Pasar Bauntung Banjarbaru tetap menolak relokasi. Mereka tetap berupaya mempertahankan berdagang di lokasi yang ada. Hal itu telah disampaikan Hariyadi, Ketua Perwakilan Pedagang Pasar Bauntung Banjarbaru.

BACA JUGA : Akhirnya, Pedagang Pasar Bauntung Mau Direlokasi, Walikota Banjarbaru Bantah Ada Tekanan

Hariyadi mengaku cukup lelah menghadapi rencana relokasi pasar dari Pemkot Banjarbaru. Sebab, menurut dia, para pedagang menghadapi pemerintah kota yang justru tidak memberikan solusi lain selain relokasi.

“Kami ini hanya masyarakat biasa. Kami minta wakil rakyat di DPRD Banjarbaru juga telah menyetujui rencana itu, tanpa bicara dengan kami. Itulah yang terjadi. Kami tetap berdoa semoga relokasi tidak terjadi,” tandas Hariyadi.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi GS