ACT

Pemilu di Palangkara Raya, Surat Suara Tercoblos Hingga Gembok Terbuka   

0 666

UNTUK pertama kalinya di Indonesia, Rabu (17/4/2019) digelar pemilihan umum serentak pemilihan presiden dan legislatif. Namun ironis, ternyata masih banyak kekurangan dan kejanggalan yang ditemui di lapangan.

SALAH satunya yang disampaikan Udin salah satu warga yang mengungkapkan, saat istrinya hendaknya mencoblos di TPS 57 Jalan Pramuka Menteng Palangka Raya. Ternyata, kata dia kertas suara sudah tercoblos untuk salah satu calon presiden.

Coblosannya pas di tengah gambar. Saat protes, anggota KPPS mengaku kalau itu rusak. Tapi kok rusaknya rapi sekali ya seperti habis dicoblos. Langsung mereka bilang diganti aja surat suaranya,” kata Udin.

BACA: Kurang Surat Suara, Pemilih di Desa Cindai Alus Protes KPPS

Udin mengaku cukup kaget, karena selama ini dirinya mengira surat suara tercoblos di TPS hanya hoax, ternyata setelah istrinya  mengalami langsung, baru dia percaya.

Sedangkan dari informasi yang diberikan warga di TPS 04 Bukit Tunggal ada gembok yang sudah dibuka. Di TPS 33 dan 101 Kelurahan Menteng surat suara presiden sudah habis, padahal surat suara yang lain masih ada.

Di tempat lain, ketua TPS 72 Palangka Raya sejak malam menyebut surat suara kurang, pemilih yang hanya membawa KTP elektronik ditolak.

“Ketua KPPS bilang kalau dia sama istrinya tidak masuk DPT tapi mertua masuk. Karena surat suara kurang, padahal baru cek tadi pagi, tapi ketua KPPS bilang surat suara kurang jadi tidak bisa. Itu disampaikan ketua KPPS tadi malam,” ungkapnya.

BACA JUGA: Hasil Patroli Bawaslu, Ada Empat Caleg di Banjarmasin Terindikasi Politik Uang

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palangka Raya Ngismatul Choiriyah ketika dikonfirmasi hal tersebut menjelaskan, untuk surat suara yang rusak, pihaknya saat  sosialisasi selalu mengingatkan masyarakat untuk mengecek surat suara lebih dulu dengn cara diterawang, jika sudah pasti baru dicoblos.

Sedangkan untuk gembok yang sudah terbuka, dirinya mengatakan, untuk gembok, pagi memang harus dibuka, karena KPPS tidak boleh membuka kotak sebelum rapat umum dbuka. “Nah saya tidak tahu gembok itu apa sudah dibuka sejak tadi malam atau kapan,” imbuhnya.(jejakrekam) 

Penulis Tiva
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.