Tunggu Air Pasang, Pengiriman Logistik Pemilu ke Pulau Bromo Dikawal Polisi

WILAYAH terpencil dan belum terakses transportasi darat seperti di Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, jadi prioritaskan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Banjarmasin Selatan untuk pendistribusian logistik pemilu yang dimuat dalam kotak suara, Selasa (16/4/2019).

SEDIKITNYA ada 42 kotak suara berisi surat suara, dokumen dan formulir yang diperlukan petugas di tempat pemungutan suara (TPS) dikirim dengan pengawalan aparat Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Selatan.

Ada tujuh TPS di empat RT dengan populasi penduduk sekitar 2.000 jiwa, dan sebagian besar merupakan para pemilik suara dikunjungi petugas gabungan. Pendistribusian logistik pemilu dimulai dari kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan menuju ke Kelurahan Pemurus Dalam, dan selanjutnya diangkut dengan dua  klotok.

BACA : Walikota Janji Bangun Jembatan Gantung Pulau Bromo Bernilai Rp 32 Miliar

Ketua Panwascam Banjarmasin Selatan Samanuddin menyebut akses pengiriman menuju Pulau Bromo, hanya bisa menggunakan moda transporasi sungai.

“Kalau untuk Pulau Bromo ini memang akses satu-satunya melalui sungai,” ujar Samanuddin kepada wartawan yang mengikuti proses pendistribusian logistik pemilu, Selasa (16/4/2019).

Menurut dia, pendistribusian logistik pemilu agar tak terkendala juga menunggu perairan Sungai Barito itu pasang, karena jika tidak klotok tidak bisa memasuki sungai-sungai kecil di kawasan Pulau Bromo.

BACA JUGA : Bawaslu Banjarmasin Siap Sebar 1.879 Pengawas TPS

Bahkan, saat air pasang, sejumlah klotok mengalami sedikit kendala, karena posisi jembatan yang rendah, sehingga diperlukan klotok tanpa atap. Agar kotak suara berisi logistik penting itu tak basah, diberi pengaman plastik dan terpal.

“Makanya, baru jam 14.00 siang, kita bisa berangkat menuju ke Pulau Bromo. Ya, kondisi alam di Pulau Bromo harus jadi pertimbangan saat pengiriman logistik pemilu ke sana,” ucap Samanuddin.

Apakah nantinya pada hari pemungutan suara, Rabu 17 April 2019 besok juga terkendala? Samanuddin mengungkapkan berdasar pengalaman pemilu dan pilkada sebelumnya, ketika logistik pemilu sudah ada, maka proses pemungutan dan penghitungan suara bisa berjalan aman dan lancar.

BACA LAGI : Di Banjarmasin Selatan, Pengiriman Logistik Berlangsung Hingga Dinihari

“Dalam pengawasan hari pemungutan dan penghitungan suara pada besok hari, kami juga berkoordinasi dengan Bawaslu, kepolisian dan pengawas TPS serta para saksi parpol yang ditempatkan di TPS,” papar Samanuddin.

Ia hakkul yakin masalah keamanan di TPS sudah dijamin pihak kepolisian, sehingga masyarakat yang memiliki hak suara tak perlu khawatir untuk memilih calon wakil rakyat dan pemimpin sesuai hati nurani masing—masing.(jejakrekam)

 

Penulis Arpawi
Editor DidI GS