Malam Hari H Pencoblosan, Pembelian Amplop Serangan Fajar Diprediksi Meningkat

PERMINTAAN amplop untuk keperluan serangan fajar jelang hari pemungutan suara, Rabu 17 April 2019 nanti dipastikan akan meningkat tajam. Hal ini didasarkan pada pengalaman sebelumnya pada Pemilu 2014 dan Pilkada Kalimantan Selatan 2015 lalu, terutama di Banjarmasin dan sekitarnya.

PEMILIK jasa fotokopi di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Ali mengakui permintaan amplop itu meningkat tajam saat malam hari jelang hari pemungutan suara. Hal itu dirasakan saat Pemilu 2014 dan Pilkada 2015 yang berlangsung di Banjarmasin.

“Malah hari, biasanya ada caleg atau tim sukses yang datang ke kios saya memborong amplop. Biasanya, ada lima kotak yang ambil seluruhnya. Amplop ukuran besar seharga Rp 20 ribu per kotak. Kebanyakan yang beli itu caleg yang berdekatan dengan dapil di sini, ya Banjarmasin Utara,” kata Ali kepada jejakrekam.com, Kamis (11/4/2019).

BACA : Politik Uang dan Racun Demokrasi

Ia tak memungkiri keperluan amplop sangat jelas berkaitan dengan serangan fajar untuk membayar para calon pemilih sebelum menuju ke TPS. “Ya, seperti itu sudah maklum terjadi. Tapi, mau apalagi, kalau kami sebagai penjual, ya senang-senang saja amplop diborong,” kata Ali.

Sementara itu, pemilik toko Sumber Rezeki di Jalan Veteran Banjarmasin, mengakui belum ada peningkatan tajam penjualan amplop. Menurut dia, tiap hari paling ada yang beli dua pak atau kotak, berisi 100 lembar amplop.

“Mungkin, saat menjelang hari pencoblosan, ya bisa dihitung tiga hari sebelum hari H, baru ada peningkatan. Ya, istilahnya banyak yang beli amplop untuk serangan fajar,” ucap Rudi.

BACA JUGA : Semua Daerah Rawan, Caleg Berduit Rentan Lakoni Politik Uang

Hal yang sama dirasakan Halim, pemilik Toko Surya Jaya yang berada di kawasan Pasar Lama. Menurut dia, penjualan amplop belum terjadi kenaikan berarti. Tidak ada yang mencolok, hanya ada satu dua pak sehari dibeli para pembeli. “Ya, penjualan amplop biasa-biasa saja. Tidak yang memborong banyak,” tambah Santi, karyawan Toko Surya Jaya.

Sedangkan, Wati, pegawai di Toko Taat yang merupakan toko besar alat tulis di Banjarmasin menduga kemungkinan para caleg belum saatnya untuk membeli banyak amplop, karena masih panjang proses Pemilu 2019, yang tinggal hitungan hari. “Mungkin, saat hari H, banyak yang akan beli,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi GS