ACT

Lepas Ketua Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan Beralasan Kesehatannya Sedikit Terganggu

0 433

MANTAN Ketua Bawaslu Kalsel Iwan Setiawan menyebut perubahan pucuk pimpinan di lembaga pengawas ini karena tuntutan kinerja yang lebih baik. Ini menyikapi Pemilu 2019 tinggal hitungan hari lagi.

HAL ini yang mendasar dirinya untuk mengundurkan diri sebagai Ketua Bawaslu Kalsel, dan menyerahkan jabatan itu kepada koleganya Erna Kasypiah berdasar hasil rapat pleno para komisioner.

“Beberapa pekan ini, saya sedikit mengalami gangguan. Tentu, kondisi ini akan memengaruhi kinerja Bawaslu Kalsel. Sayangnya, saya tak bisa menyetop untuk merokok, malah nambah,” ucap Iwan Setiawan dalam Rapat Teknis Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa di Hotel Nasa Banjarmasin, Rabu (10/4/2019).

BACA : Iwan Setiawan Undur Diri, Erna Kasypiah Jabat Ketua Bawaslu Kalsel

Sebagai ketua, Iwan tak ingin justru kondisi kesehatannya yang menurun malah mengganggu bahkan menurunkan intensitas kinerja lembaga pengawas pemilu itu. “Atas dasar itu, saya berinisiatif mengundurkan diri. Saya pun membuat surat pengunduran diri sebagai ketua,” ucap Iwan di hadapan para pengawas Bawaslu kabupaten dan kota se-Kalsel

Kondisi itu diakui Iwan sudah disampaikan ke Bawaslu RI di Jakarta dan mengetahui apa yang terjadi di Kalsel. Apalagi, pengunduran dirinya tidak mengganggu kinerja lembaga itu.

BACA JUGA : Jika Diusung Jadi Calon Wabup HST, Berry Siap Mundur dari Caleg DPR

Dia menceritakan Bawaslu RI juga meminta agar menunjuk figur sebagai penggantinya, jangan sampai tidak bertanggungjawab. Walhasil, Erna Kasypiah pun ditunjuk sebagai pengganti dirinya.

“Saya sendiri mengusulkan dalam rapat pleno dan disetujui para komisioner lainnya. Jadi, hanya pergantian ketua, tidak merombak secara keseluruhan di Bawaslu Kalsel,” papar mantan Ketua Panwaslu Banjarbaru ini.

BACA JUGA : Bawaslu Kalsel Temukan 59 Pelanggaran, Terbanyak di Banjarmasin

Menurut Iwan, pengunduran dirinya pun tidak merubah sistem yang sudah berjalan di Bawaslu Kalsel secara keseluruhan. Dia menegaskan jika dirinya tetap ngotot mempertahankan posisi sebagai ketua, bisa berbahaya bahkan bisa memicu ketimpangan. “Sebab, ada kebijakan penting mungkin tidak bisa tersampaikan,” ucapnya.

Dia menegaskan tidak ada paksaan pengunduran diri, melainkan atas pertimbangan nurani agar Bawaslu Kalsel lebih baik lagi ke depan. “Ketua itu hanya sebagai lambang dan tidak akan mengganggu kerja Bawaslu Kalsel. Kami tetap bekerja seperti biasa dan tidak ada perubahan. Saya pun masih mengkoordinir,” cetus Iwan.

BACA LAGI : Bawaslu Kalsel Beri Tempat untuk 23 Lembaga Pemantau Resmi

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah mengaku kepercayaan yang diberikan para koleganya akan dijaga. Namun, karena sudah terbiasa memanggil Iwan Setiawan sebagai ketua, jadi agak sulit untuk mengubahnya.

Namun, Erna Kasypiah dalam rapat teknis telah berada di posisi tengah sebagai ketua. Menurut dia, Bawaslu merupakan lembaga yang menganut sistem kolektif kolegial, sehingga posisi hanya sebagai koordinator.

“Saya sendiri menghormati keputusan Pak Iwan untuk mundur.  Apa pun kondisinya, harus dijalani. Ini jantungnya kegiatan kita, jadi tak istilahnya berjalan santai. Sebab, sekarang sudah harus berlari dalam mengawasi pemilu,” beber Erna.(jejakrekam)

 

Penulis Arpawi
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.