ACT

Dirikan 13.128 TPS se-Kalsel Butuh Dana Rp 21 Miliar

0 435

MAU tahu berapa biaya yang harus dikeluarkan negara untuk hari pemungutan suara, Rabu 17 April 2019 nanti. Untuk membangun satu tempat pemungutan suara (TPS) rata-rata dibutuhkan dana Rp 1,6 juta. Di Kalimantan Selatan sendiri, tercatat ada 13.128 TPS.

NAH, jika dikalikan secara total berarti uang negara yang harus dikeluarkan untuk biaya pesta demokrasi lima tahun memilih para wakil rakyat baik DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota se-Kalsel dibutuhkan dana Rp 21.004.800.000 atau Rp 21 miliar lebih.

Sekretaris KPU Kalsel Basuki pun mengatakan untuk biaya pembuatan TPS diserahkan ke masing-masing KPU kabupaten dan kota, sesuai kebutuhan di daerah.

Berdasar Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Ketiga (DPTHP-3), untuk mengakomodir 2.869.337 pemilih diakomodir dalam 13.128 TPS tersebar di 13 kabupaten dan kota se-Kalsel, terdiri dari 153 kecamatan dan 2.008 desa/kelurahan.

BACA : Dua Satlinmas Jaga Satu TPS, Polisi Kawal Pengamanan Pemungutan Suara

Komisioner KPU Kota Banjarmasin Gusti Makmur pun mengakui biaya untuk pembangunan TPS serta biaya lainnya selama hari pemungutan dan penghitungan suara pada Rabu, 17 April 2019 mencapai Rp 1,6 juta per TPS.

“Namun, itu sudah dikenakan pajak. Jadi ketika diserahkan tentunya akan berkurang, termasuk penggajian Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) langsung ditangani sekretariat,” ucap Gusti Makmur kepada jejakrekam.com, Senin (8/3/2019).

BACA JUGA : 7 TPS Tambahan Belum Disetujui KPU RI, 3.349 Pemilih Terancam Hilang Hak Suara

Mengingat besarnya dana yang harus dikeluarkan negara untuk biaya pesta demokrasi, Gusti Makmur pun berharap agar masyarakat bisa berpartisipasi dalam Pemilu 2019, dengan menyalurkan hak suaranya.

“Jangan golput. Gunakan hak pilih sebaik-baiknya, dengan datang dan memilih di TPS. Berarti kita sudah ikut berjuang dalam menentukan nasib bangsa ini lima tahun ke depan,” ucapnya.

Untuk Banjarmasin sendiri merupakan wilayah yang terbanyak memilih TPS mencapai 1.879 buah. Dengan asumsi biaya Rp 1,6 juta, berarti dana yang digelontorkan mencapai Rp 3.006.400.000 atau Rp 3 miliar lebih.

BACA LAGI : Bawaslu Banjarmasin Siap Sebar 1.879 Pengawas TPS

Senada Gusti Makmur, Ketua KPU Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Nida Guslaili Rahmadina mengakui biaya satu TPS dianggarkan Rp 1,6 juta. “Namun, uang sebesar itu banyak komponen yang dibiayai, seperti penyewaan tenda TPS, alat tulis, konsumsi termasuk honor KPPS. Termasuk di dalamnya honor petugas kebersihan. Jadi, banyak komponen biaya yang dibayar dari uang Rp 1,6 juta itu,” tutur Nida.

Untuk biaya TPS di Kabupaten HSS berjumlah 844 buah, berarti dibutuhkan dana mencapai Rp 1.350.400.000 atau Rp 1,3 miliar lebih. “Yang pasti, semua biaya yang dikeluarkan untuk pendirian TPS dan komponen lainnya harus dipertanggungjawabkan, karena menggunakan uang negara,” tandas Nida.(jejakrekam)

Penulis Arpawi/Didi GS
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.