Dirgahayu

PDIP Sebut Kekalahan Pilpres 2014 Akibat Golkar dan PPP Dukung Prabowo

HASIL Pilpres 2014 lalu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menang tipis atas Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di Provinsi Kalimantn Selatan. Berdasar data rekapitulasi KPU Kalsel pada 18 Juli 2014, Prabowo-Hatta meraih 941.809 suara atau 50,05 persen berbanding Jokowi-JK mendapatkan 939.748 suara atau 49,95 persen.

SELISIH kedua paslon ini hanya 2.061 suara atau 0,05 persen. Prabowo-Hatta unggul di tujuh daerah yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, HuluSungai selatan (HSS), Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kabupaten Tabalong.

Sementara, Jokowi-JK menang di enam daerah yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu (Tanbu), Tanah Laut (Tala), Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Balangan.

BACA : Gaet Pemilih Pemula, TMP Kalsel Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin

Sekretaris DPD PDIP Kalsel H Supiansyah mengakui semua jaringan partai pengusung, termasuk Taruna Merah Putih (TMP) mengemban tugas ganda memenangkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan PDI Perjuangan. Terlebih lagi, saat ini, ada potensi 1,2 juta pemilih milenial di Kalsel.

“Kekalahan Jokowi-JK pada Pilpres 2014 lalu di Kalsel, hanya tipis dengan margin berkisar 1.800 suara. Kita kalah karena koalisi Prabowo-Hatta disokong Golkar dan PPP, partai yang memang mempunyai basis massa yang kuat di Kalsel,” ungkap Ketua DPRD Tanah Bumbu ini dalam deklarasi TMP Kalsel untuk pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Sabtu (6/4/2019).

BACA JUGA : Pembangunan Kalsel Lambat, Mardani Sebut Akibat Jokowi Kalah di Pilpres 2014

H Upi, sapaan akrab politisi gaek PDIP ini mengatakan dengan bergabungnya Partai Golkar dan PPP di kubu Jokowi, secara matematis 01 di atas angin. Namun, dirinya meminta kader dan simpatisan tetap mawas diri dan waspada. “Dalam survei internal kami, kita berada di atas 02 dengan margin kemenangan sekitar 6 persen,” ucapnya.

Saat ini, menurut H Upi, PDIP dan Partai Golkar bersaing ketat untuk memenangkan Pileg 2019 di Kalsel. “Tinggal siapa di antara dua partai ini yang menang di Kalsel, bagi kami memenangkan Jokowi adalah harga mati,” tandas H Upi. (jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS