Jelang Musda, Hipmi Kalteng Minim Bakal Calon Ketua

BADAN Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalimantan Tengah tengah mencari figur ketua umum baru periode 2019-2022 dengan menghelat Musyawarah Daerah (Musda) XVI, pada 21-22 Maret, di Palangka Raya, untuk menggantikan Miky Barito Putra.

KESEPAKATAN Musda XVI Hipmi Kalteng tersebut diambil panitia  Musda usai melakukan rapat finalisasi persiapan, yang dipimpin langsung  sekretaris careter sekaligus ketua steering committee (SC) Basiruddin, di Coffe Toffe Palangka Raya, Rabu (13/3/2019).

“Yang paling penting di dalam musyawarah itu ada calon ketua umum. Tetapi yang baru mengambil baru satu orang tapi belum mengembalikan. Mudah-mudahan sebelum tutup pendaftaran dapat mengembalikan, sehingga roda organisasi ini dapat berjalan kembali,” ujar Basiruddin.

BACA :  Wakil Gubernur Buka Musda XIV HIPMI Kalsel

Namun sayang, untuk pendaftaran bakal calon ketua umum Hipmi Kalteng, yang akan berakhir pada Jumat (15/3/2019) lusa pukul 00.00 WIB, ternyata baru Hartanto yang sudah mengambil formulir pendaftaran. Padahal, pembukaan pendaftaran dilakukan pada 15 Februari lalu. Tetapi Hartanto sendiri, hingga kini belum mengembalikan formulir.

Basiruddin menyayangkan minimnya bakal calon yang berminat menjadi ketua baru. Padahal organisasi yang menghimpun pengusaha muda  ini sudah berkiprah di Kalimantan Tengah sudah 16 tahun.

Bahkan, Hipmi Kaltng berhasil melahirkan kader-kader yang menduduki posisi strategis, seperti Bupati Barito Selatan Eddy Raya, Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi, Ketua Kadin Kalteng Tugiyo Wiraatmodjo dan Ketua DPRD Kalteng R Atu Narang.

BACA JUGA :  Gandeng Kaum Millenial, Repnas Kalteng Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin

Diakui Basiruddin, hingga batas waktu pendaftaran tidak ada satu pun bakal calon yang mendaftar dan menyerahkan formulir, maka pendaftaran akan diperpanjang sampai tanggal rencana Musda. “Ini berarti secara otomotis, jadwal awal pelaksanaan Musda Hipmi Kalteng juga akan mundur,” katanya.

Akan tetapi, Basiruddin tidak berharap hal itu terjadi, agar pelaksanaan musda tetap berjalan sesuai rencana semula, sehingga Kalteng bisa hadir sebagai peserta Munas Hipmi nanti. “Jika Kalteng belum juga memiliki ketua umum baru, dengan terpaksa, saya yang akan mewakili di Munas, tetapi tidak mempunyai hak berbicara,” pungkasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Tiva
Editor Didi GS