Datangkan Ustadz Rifa’i Alhaq, Baitul Izzah Ajarkan Qira’at Sab’ah Bersanad

INGIN belajar qiraah Quran bersanad? Dalam ilmu Quran, dikenal dengan tujuh cara atau dialek membaca kitab suci Alquran atau qira’at sab’ah yang dinilai masyhur dan sahih berdasar sanad atau silsihan hingga terhubung ke para sahabat dan Rasulullah SAW.

MELALUI motede house schooling (HSC) Baitul Izzah pun mendatangkan Ustadz Rifa’i Alhaq bin Abidin bin Abbas untuk mengajarkan masyarakat umum selama dua hari sejak 9-10 Maret 2019 lalu di Aula Wisma PGRI Kota Banjarmasin.

Dalam dauroh ta’rifiyah Alquran bersanad, para dosen, guru dan pemilik lembaga pendidikan yang tersebar di Kalimantan Selatan belajar langsung dengan Ustadz Rifa’i Alhaq. Ustadz muda ini pun memegang tujuh sanad matan dalam tata cara baca Alquran dari Jazarriyah (Makkah, Madinah dan Mesir). Kemudian, enam sanad matan Tuhfatul Athfal (Makkah, Madinah dan Mesir). Bahkan, Ustadz Rifa’i Alhaq pernah belajar dan mendapat ijazah dari ahli qira’at atau para masyaikh asal Mesir.

BACA :  5.670 Siswa SD Ikuti Khatam Alquran Massal

“Dengan begitu, para guru, dosen dan pemilik lembaga pendidikan bisa mendapat ijazah atau sanad membaca Alquran sesuai tuntunan yang diajarkan Rasulullah SAW. Karena, semua bersanad dan sahih,” kata Ketua Yayasan Fikrul Izzah Kalimantan Selatan, Ustadz Zainal Arifin kepada jejakrekam.com, Selasa (12/3/2019).

Menurut Zainal Arifin, banyak cara untuk mewujudkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, salah satunya membaca dan mendalami riwayat-riwayat hadits serta menghidupkan sunnah-sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.

BACA JUGA : Membanggakan, Sofia Mawaddah Ukir Prestasi di MTQ Internasional Maroko

“Termasuk, di dalamnya bagaimana cara Rasulullah SAW melantunkan ayat-ayat suci Alquran yang langsung diajarkan Malaikat Jibril AS, hingga berlanjut kepada para sahabat serta generasi penerusnya, sampai ke zaman kita,” tutur Zainal Arifin.

Ia menegaskan apa yang diterima dan diamati para sahabat mulia Rasulullah SAW, patut kita teladani dan amalkan. Karena, menurut Zainal Arifin, apa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada para sahabat merupakan pelajaran terbaik untuk dihidupkan kembali ke zaman sekarang.

“Apalagi, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa kita yang merupakan umat beliau adalah yang terbaik, karena tidak pernah bertemu atau belajar langsung dari Rasulullah SAW. Hal ini sempat membuat para sahabat cemburu,” tuturnya.

BACA LAGI :  Bawakan Surah Maryam, Rizqon Sabet Juara I MTQ Nasional di Medan

Dia berharap melalui sekolah baca Quran di HSC Baitul Izzah Banjarmasin akan mencetak para hafiz dan hafizah yang membaca kitab suci sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW.

“Sebab, sanad ini penting bagi kita untuk belajar qira’at sab’ah yang mutawatir. Bagi ahlul Quran tidak hanya hafal kitab suci, terpenting adalah menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup. Semua ajaran kehidupan itu diajarkan oleh Alquran,” pungkasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS