Sekumpul Menjelma Jadi Lautan Manusia, Jamaah pun Dibikin Takjub

LAUTAN jamaah terus memadati kawasan Sekumpul Martapura, Minggu (10/3/2019). Diperkirakan jumlah jamaah yang menghadiri puncak haul akbar Syekh Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul ke-14 pada malam Senin ini, jauh lebih banyak dibandingkan peringatan tahun-tahun sebelumnya.

PANTAUAN awak media jejakrekam.com di lapangan, jumlah jamaah yang datang terus menyemut. Bukan saja dari lima wilayah di Pulau Kalimantan, ada pula yang datang dari Pulau Jawa, Sumatera, negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam dan beberapa negara dari Timur Tengah.

Hal ini terdengar saat pengeras suara pada posko komando Haul Abah Guru Sekumpul yang menyebut nama daerah hingga negara asal jamaah tersebut.

Memasuki kawasan yang jadi pusat keramaian hingga subuh hari sudah harus berjalan kaki, karena areal Komplek Mushalla Ar Raudhah sudah disesaki jamaah. Begitupula, areal parkir yang berada di belakang kawasan itu.

Hingga Minggu (10/3/2019) sore, ribuan hingga ratusan ribu jamaah sudah memadati jalan maupun gang di sekitar mushalla hingga dalam radius dua kilometer lebih, sudah padat merayap. Ada pula sebagian menyebut jika jumlah tak terkira ini sudah mencapai jutaan orang.

BACA :  Jalur Sungai Martapura Mulai Dipadati Jamaah Haul Guru Sekumpul

Samsudin, jamaah asal Tenggarong, Kalimantan Timur mengungkapkan jika melihat jamaah yang hadir, jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Ini bisa dilihat dari jumlah massa yang sudah memasuki semua kawasan di Sekumpul, tak terhitung lagi. Tiap tahun, saya datang ke sini, dan selalu melihat fenomena yang menakjubkan ini, hanya ada di Sekumpul,” kata Samsudin kepada jejakrekam.com, Minggu (10/3/2019).

Dia pun mengibaratkan tak ada tempat yang mungkin ada di Indonesia bahkan di dunia, yang dihadiri jutaan umat untuk berzikir dan bershalawat, serta mengenang jasa-jasa ulama paling berpengaruh tersebut.

“Jadi, saya juga mengutip pernyataan seorang habib dari Hadramaut, Yaman yang mengatakan haul akbar Abah Guru Sekumpul merupakan pusat zikir kedua di atas bumi setelah padang Arafah di Arab Saudi,” tutur Samsudin.

Sementara itu, Ahmad Zaki, warga Sekumpul mengabarkan jampir seluruh ruas jalan yang ada di kawasan Sekumpul padat merayap, dihadiri ribuan jamaah. “Seperti ruas Jalan Pendidikan dan Jalan Sekumpul, tidak bisa lagi dilalui kendaraan roda dua maupun empat, terkecuali untuk tamu VVIP,” ucap Zaki.

BACA JUGA :  Sambut Puncak Haul ke-14, Kawasan Sekumpul Martapura Mulai Menyemut

Begitupula, Noor Iwansyah, warga Barabai yang turut membaur bersama jamaah haul Guru Sekumpul merasakan begitu dahsyatnya ada ribuan hingga ratusan ribu jamaah berkumpul di satu tempat. Hingga, ada yang kebagian tempat, terpaksa memilih di tepi saluran Irigasi Riam Kanan.

“Jadi, wajar jika di mana-mana ada kemacetan, karena semua ingin menghadiri puncak haul akbar Abah Guru Sekumpul yang menjadi agenda tahunan bagi para pencinta beliau,” kata Iwansyah.(jejakrekam)

 

Penulis Syarbani
Editor DidI GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s