Luar Biasa, Dua Juta Umat Hadiri Haul Akbar ke-14 Guru Sekumpul

DIHELAT sejak Sabtu (9/3/2019) hingga puncaknya pada Minggu (10/3/2019) malam, lautan manusia memutih di seputaran Sekumpul, Martapura. Mereka takzim untuk memperingati hari wafatnya ulama kharimastik Syekh Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul yang ke-14 ini.

PERWAKILAN Panitia Haul Akbar Guru Sekumpul, Fauzan Asniah pun memperkirakan total jamaah yang menghadiri gelaran tahun ini jauh lebih besar lagi, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Melihat pada hari sebelumnya, hingga saat ini puncaknya, volume jamaah yang datang sungguh luar biasa. Ini bisa terlihat dari tempat duduk dan parkir yang penuh semuanya. Harapan kami semua bisa berjalan dengan tertib dan sukses,” kata Fauzan Ansiah kepada awak media, Minggu (10/3/2019).

BACA :  Menu Wajib Nasi Samin, Diperkirakan Jutaan Bungkus Terbagi untuk Jamaah

Dia pun atas nama panitia haul dan keluarga besar Guru Sekumpul mengucapkan selamat datang kepada para jamaah dari berbagai daerah, termasuk negara sahabat untuk membaur dalam peringatan hari wafatnya Guru Sekumpul.

“Selamat datang, dan semoga saat pulang dalam keadaan selamat dan sehat. Kami memperkirakan dari volume yang ada, totalnya mencapai dua juta yang menghadiri haul Abah Guru Sekumpul,” kata Fauzan Ansari.

Sementara itu, informasi yang dihimpun jejakrekam.com, untuk keperluan selama haul akbar ini telah didirikan 85 dapur umum, ini belum lagi dapur umum yang didirikan secara sukarela warga sekitar Sekumpul. Diperkirakan ada sekitar 2 juta bungkus nasi yang dibagikan.  Sebanyak 70 persen nasi samin yang diolah dari sekitar 805 ekor sapi serta berton-ton beras, dan ditambah bumbu masak.

BACA JUGA :  Cuaca Mendung, dari Atas Sekumpul Terlihat Lautan Jamaah Haul Memutih

Sementara itu, Lucky Permana, relawan medis Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) mengatakan selama dua hari pihaknya telah memeriksa lebih dari 40 jamaah yang mengunjungi posko medis. “Jamaah yang datang ke kita banyak yang mengeluhkan pusing,mual, maag, demam, hipertensi hingga sesak nafas,” ucapnya.

Lucky menyebut dari 40 jamaah yang mengunjungi posko kesehatan ada sekitar 5 anak-anak yang mengeluhkan demam.  Ia menjelaskan kondisi cuaca yang ekstrim yang menyebabkan banyak jamaah yang terpapar demam. “Dari lebih dari 40 jamaah yang mengeluhkan sakit empat diantaranya langsung kami rujuk untuk mendapatkan tindakan medis selanjutnya nya,” kata lucky.

Dia menuturkan di posko kesehatan ada sekitar 12 relawan medis yang siap jika ada yang mengeluhkan sakit.(jejakrekam)

 

Penulis Syarbani/Ahmad Husaini
Editor Didi GS