Portal Jembatan Kuin Dirusak Massa, Kadishub Banjarmasin Lapor ke Polisi

MEMICU kemacetan dan sering dilintasi truk bermuatan lebih, akhirnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin memasang portal di atas Jembatan Kuin, Rabu (6/3/2019) pagi. Jembatan yang menghubungkan Kuin Utara dengan Kuin Cerucuk itu dianggap Dishub Banjarmasin tak layak untuk menampung beban berat, terutama truk kayu dan truk pengangkut besi bekas dan lainnya.

SELAMA ini, akses masuk dan keluar Jembatan Kuin terkoneksi ke Jalan HKSN ini sering jadi wadah para ‘polisi cepek’ atau ‘pak ogah’ semacam relawan pengatur lalu lintas, hingga sebagian menjuluki jembatan seri untuk jembatan rangka baja yang membentang di atas Sungai Kuin itu.

Tak hanya memasang portal besi berwarna kuning, Dishub Banjarmasin juga memasang rambu-rambu tonase bagi angkutan yang boleh melintas seberat 3,5 ton. Ternyata, pemasangan portal justru dinilai mengganggu para relawan pengatur lalu lintas yang berada di dua sisi jembatan.

“Satu portal sudah dirusak, akibat tertabrak truk pada Selasa (5/3/2019) dinihari tadi. Sedangkan, satu portal dilepas sejumlah orang yang dikenal,” ucap seorang relawan pengatur lalu lintas yang minta namanya tak dikutip kepada awak media, Rabu (6/3/2019).

BACA :  Mobilitas Tinggi, Jembatan Kuin Tak Sanggup Lagi Menampung

Gara-gara portal besi itu dipasang Dishub Banjarmasin, sejumlah truk pengangkut kayu dari Alalak, sentra penggergajian kayu memprotesnya. Informasinya, portal itu dilepas sejumlah warga dengan menggunakan besi pemotong besi, berdiri di atas truk pada Selasa (5/3/2019) sekitar pukul 13.00 Wita.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin Ichwan Noor Chalik pun mengaku sudah mengetahui adanya pengrusakan dua portal di atas Jembatan Kuin. “Kami sudah merekam aksi pengrusakan portal yang dilakukan sejumlah orang menggunakan truk. Kasus ini sudah kami laporkan ke polisi,” ucap Ichwan.

BACA JUGA :  Diawali Orang Bugis, Tajau Kuin Pernah Menembus Pasar Seni Bali

Sebagai barang bukti, Ichwan adalah rekaman video yang menggambarkan detik-detik pengrusakan portal besi berwarna kuning tersebut. “Untuk portal pertama dipasang di sebelah Jalan Kuin Cerucuk itu ditabrak truk. Sorenya, giliran portal di Jalan Kuin Utara yang dirusak orang tak bertanggungjawab,” kata Ichwan.

Meski dua portal yang ada telah dirusak massa, Ichwan memastikan akan akan jera. Dia menegaskan akan kembali memasang portal untuk tanda larangan bagi angkutan berat melntas di Jembatan Kuin.(jejakrekam)

 

Penulis Arpawi
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s