Ekspresikan Pesan Visual di Tembok KPU Kalsel, Inilah Juara Lomba Mural

TIGA tim juri lomba mural Pemilu 2019 yang dihelat KPU Kalimantan Selatan, Sulistyono Huda (pelukis asal Banjarbaru), Noor Sholihin Hidayat (pelukis dari Sanggar Seni Rupa Sholihin) dan Sumasno Hadi (akademisi dari Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Universitas Lambung Mangkurat), akhirnya memutuskan enam karya yang keluar sebagai jawa dari 17 karya terlukis di tembok KPU Kalsel, Jalan Achmad Yani Km 3,5 Banjarmasin.

DARI empat aspek yang dinilai tim juri yakni asas estetis mencakup keutuhan, keseimbangan/proporsi, aksentutasi/kontras, kompleksitas, asas kedalaman ekspresi visual, asas originalitas/kebaruan dan asas kesesuain tema, diputuskan enam karya yang berurutan sebagai sang juara.

“Dari 17 karya mural dalam mengolah tema dengan teknik baik, sehingga kedalaman ekspresi dan aspek komunikatif pun muncul. Namun, beberapa karya justru masih tersandera oleh ikatan formal tanpa keberanian dan kebaruan inovatif,” tulis tiga juri dalam laporannya yang diterima jejakrekam.com, Senin (4/3/2019).

Untuk juara I diraih Big Jeffry, juara I Panai Art, juara III Interindo Mega Karya. Sedangkan, di deretan juara harapan I direbut Emeral Mulia Sentosa, juara harapan II Antasari Art dan juara III Irman Syahbana. Sedangkan, dalam kategori favorit penilaian netizen berdasar vote dan like dimenangkan Panai Art.

BACA :  Diberi Waktu 2 hari, 17 Peserta Lomba Mural KPU Unjuk Kebolehan  

Secara khusus, tim juri mengungkapkan karya Big Jeffry yang dinobatkan sebagai juara pertama karena kekuatan karya pada kedalaman ekspresi visual dan pertimbangan asas estetis.

“Aksentuasi ekspresi tampak jelas dalam detail komposisi bentuk, warna dan gradasinya. Melalui media teknis airbrush, simbolisasi ajakan memilih atau mencoblos dalam bentuk visual tangan dengan tinta dan masa depan ideal dalam bentuk visual wajah anak dan panorama sungai dibentuk secara artistik,” tulis tim juri.

Selain itu, tim juri juga menilai pengolahan ruang tembok dilakukan efektif dengan pertimbangan cukup proporsional, sehingga karya mural ini menonjolkan kualitas visualnya, dan menjadi magnet dan mampu menarik mata publik.

Tim juri juga berkomentar soal karya juara kedua dengan ekspresi berbentuk kartun yang komikal. “Pemanfaatan tekstur tembok yang kreatif menjadi visual ruang-perspektual, walau ada permasalahan aspek keutuhan bentuk visual yang mengganggu, namun karya ini tetap berhasil berbicara dengan karakter cukup kuat,” tulis tim juri.

Sedangkan untuk juara ketiga lomba mural, tim juri mengatakan sang pelukis mampu fokus pada lingkungan urban, karakter bentuk pun mampu disimbolisasikan secara visual.

“Teknik komposisi warna pada teks- teks penjelas juga digarap cukup rapi dengan pertimbangan komposisi warna yang proporsional. Meskipun aspek gradasi-perspektualnya belum memuaskan, namun secara keseluruhan karya ini menawarkan visual yang segar dan membumi,” tutur tim juri.

BACA JUGA :  Gugah Kesadaran Politik, KPU Kalsel Gelar Lomba Mural Pemilu

Sementara itu, Ketua KPU Kalsel Edy Ariansyah mengeluarkan surat keputusan untuk para pemenang lomba moral tertuang dalam SK bernomor 38/PP.08-Kpt/63/Prov/III/2019, tanggal 3 Maret 2019. SK itu mencantumkan para pemenang lomba mural yang dihelat pada 26-27 Februari 2019.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s